Vandalisme Terjang Masjid Indonesia di Brisbane, Polisi Buru Pelaku

BRISBANE- Masjid warga Indonesia di Brisbane diserang orang tak dikenal. Kepolisian Queensland, Australia, menjamin akan menemukan pelaku vandalisme atas masjid milik komunitas Muslim Indonesia di daerah Rocklea, Brisbane. Pelaku mencorat-coret masjid itu dengan kata-kata penghinaan, diperkirakan terjadi antara Selasa (23/9/2014) malam hingga Rabu siang.

Menurut Inspektur Polisi Rob Graham, pelaku yang bertanggung jawab atas grafiti di dinding dekat pintu masuk masjid itu "meninggalkan banyak jejak dan bukti".

Graham mengatakan, pelaku meninggalkan banyak bukti di lokasi, yang juga dilengkapi dengan CCTV. "Kami optimistis bisa menemukan siapa kriminal yang tidak punya otak itu," ujarnya.

"Kami tidak bicara tentang otak kejahatan. Sejumlah bukti berupa sidik jari di sekitar lokasi dan juga bukti DNA pasti akan memberi petunjuk lebih lanjut," ujar Graham.

"Selain itu, tempat ini dilengkapi begitu banyak kamera CCTV," kata Graham. "Karena itu, kami optimistis bisa memastikan siapa pelaku kejahatan ini dalam waktu singkat."

Namun, Inspektur Graham mengatakan masih tetap menunggu informasi dari siapa pun yang mengetahui pelaku vandalisme.

Ketua Komunitas Muslim Indonesia di Queensland, Hamid Mawardi, menyambut baik langkah cepat pihak Kepolisian Queensland dalam menangani kasus ini.

Mawardi mengaku tidak mengetahui sama sekali pelaku serangan vandalisme tersebut yang kemungkinan "hanya anak-anak".

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...