Trump Pecat Direktur FBI Karena Salah Sikapi Email Hillary? : Page 2 of 2

Bagaimana dengan investigasi tentang Rusia?

Demokrat dengan cepat menyebut bahwa Trump memecat Comey untuk mempengaruhi penyelidikan FBI mengenai apakah anggota tim kampanye Trump saat pilpres berkolusi dengan Kremlin.

Dewan Perwakilan Rakyat dan Komite Intelijen Senat sedang menyelidiki dugaan itu juga.

"Apakah penyelidikan (terkait Rusia) ini terlalu mengarah ke presiden?" Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer bertanya dalam jumpa pers Selasa malam.

"Ini sepertinya bukan suatu kebetulan," tambahnya.

Perkembangan ini kemudian dibandingkan dengan apa yang disebut Pembantaian Sabtu Malam pada tahun 1973, ketika Presiden Richard Nixon memecat seorang jaksa khusus independen yang sedang menyelidiki skandal Watergate.

Namun Presiden Trump berulang kali menegaskan bahwa tuduhan terkait Rusia adalah 'berita palsu.'

Apa yang dikatakan politikus Republik?

Richard Burr, kepala Komite Intelijen Senat, mengatakan: "Saya terganggu oleh waktu dan alasan pemberhentian Jim Comey."

Justin Amash, seorang anggota kongres yang konservatif dari Michigan mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan sebuah rencana untuk membentuk sebuah komisi independen mengenai keterlibatan Rusia ini.

Amash menggambarkan satu paragraf surat Trump kepada Comey sebagai hal yang 'ganjil' - dalam paragraf itu ia mengatakan bahwa direktur FBI memberitahu presiden pada tiga kesempatan bahwa dia tidak sedang diselidiki.

Senator Nebraska Ben Sasse, yang sejak lama sering mengecam Trump mengatakan, "saat pemecatan itu sangat mengganggu."

Bagaimana Comey menangani penyelidikan email Clinton?

Comey dikecam para politikus Demokrat terkait penanganan penyelidikannya mengenai apakah penggunaan server email pribadi Clinton saat menjabat Menteri Luar Negeri itu membahayakan keamanan nasional.

Direktur FBI yang sekarang mantan ini membuat dua intervensi selama kampanye pemilihan 2016 dengan membuat pernyataan tentang penyelidikan tersebut.

Pada bulan Juli dia mengatakan kasus tersebut bisa ditutup tanpa tuntutan. Namun 11 hari sebelum pemilihan bulan November - dia mengatakan telah membuka kembali penyelidikan tersebut karena ditemukannya sebuah email baru yang berkaitan dengan Clinton.

Dia mengatakan kepada Senat pekan lalu bahwa dia 'agak mual' mengandaikan bahwa intervensinya saat itu mungkin mempengaruhi pemilihan presiden, namun dia menegaskan bahwa dia akan mengambil keputusan yang sama lagi jika dihadapkan pada situasi serupa.

Clinton menyalahkan Comey atas kekalahannya yang mengejutkan dari Trump pada pemilihan presiden November lalu.

Apa yang tidak akurat tentang kesaksian Comey?

Comey mengatakan kepada Komite Kehakiman Senat pada tanggal 3 Mei bahwa ajudan utama Clinton, Huma Abedin, telah mengirimkan 'ratusan dan ribuan' email, 'beberapa di antaranya berisi informasi rahasia' kepada suaminya saat itu.

Namun FBI mengakui pada hari Selasa bahwa Abedin hanya mengirim dua rangkain email yang berisi informasi rahasia kepada suaminya, Anthony Weiner, untuk dicetak.

Klarifikasi itu termuat dalam sebuah surat dari asisten urusan kongres FBI, Gregory Brower, kepada komite kongres.

Mayoritas dari 49.000 email yang ditemukan penyidik ​​di laptop Weiner ditransfer dengan sistem cadangan otomatis perangkat dinas Blackberry milik Abedin, dan bukan dikirim, kata Brower.

Dan ke-12 rangkaian email rahasia yang ditemukan di perangkat Weiner adalah duplikat yang telah diperiksa oleh penyidik.(Juft/BBC)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...