Terpilih Sebagai Presiden Singapura, Halimah Yacob Dihadang Gerakan #NotMyPresident

KONFRONTASI-Halimah Yacob telah terpilih sebagai Presiden Singapura. Namun, tidak semua rakyat Singapura menerima kenyataan itu.

Halimah akan dilantik menjadi Presiden Singapura setelah dinyatakan sebagai satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat untuk pemilihan umum presiden.

Empat kandidat lain dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Lembaga Pemilu Singapura. Halimah sendiri adalah Ketua Parlemen Singapura. Pengalamannya itu dianggap sebagai andalan utama sehingga dianggap memenuhi syarat.

Namun, beberapa menit setelah Halimah Yacob dipastikan sebagai satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat, sejumlah warga Singapura dilaporkan mulai mengkampanyekan hashtag #notmypresident di media sosial mereka.

Misalnya, pengguna Facebook, Jericho Augustus Tan, menulis, "Singaporeans must be given the right to vote for the president that they want #Notmypresident #democracyfails".

Penggunaan hashtag itu terus bertambah seiring orang-orang Singapura terus mengungkapkan ketidakpuasannya karena presiden baru mereka terpilih tanpa melewati pemilihan umum.

Pengguna Twitter Edward C Yong, menulis, "come on. only Halimah received the eligibility certificate. did you guys have to make it THAT obvious? #NOTMYPRESIDENT".

"Will not except #HalimahYacob as my President. #NotMyPresident. An elected president that we can't even pick to vote is NOT my President," tulis akun @MusicHaven.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...