Taliban Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom Bunuh Diri di Gedung Parlemen Afghanistan

Konfrontasi - Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri bersama enam pria bersenjata menyerang gedung parlemen Afghanistan pada Senin (22/6).

"Kami telah melancarkan serangan ke gedung parlemen bertepatan dengan rapat pengangkatan menteri pertahanan yang baru," kata juru bicara Taliban, Zahibullah Mujahid.

Sementara itu, sejumlah anggota parlemen menyatakan bahwa pihak keamanan seharusnya dapat mencegah serangan tersebut.

"Serangan ini menunjukkan kegagalan besar di departemen intelijen dan keamanan pemerintah," kata legislator Farhad Sediqi.

Sejak ditariknya pasukan NATO pada akhir tahun lalu, pihak Taliban--yang menguasai Afghanistan pada 1996 sampai 2001--memang terus melancarkan serangan di berbagai daerah.

Pada Senin, sudah dua distrik di Provinsi Kunduz yang jatuh ke tangan kelompok itu.

"Taliban berhasil menguasai distrik tersebut (Dasht-e-Archi dan Chardara) setelah mengepungnya selama berhari-hari, kata kepala distrik Nasruddin Saeedi yang kini tengah lari bersembunyi di ibu kota provinsi, Kunduz. (mg/ant)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA