9 April 2020

Serangan Udara Hancurkan Pusat Migran Libya, Puluhan Orang Tewas

KONFRONTASI-Sebuah serangan udara dilaporkan menghantam sebuah pusat migran di Ibu Kota Libya, Tripoli, semalam waktu setempat. Otoritas kesehatan setempat menuturkan puluhan orang tewas dalam serangan tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya, Malek Mersek menuturkan, 40 orang tewas dan sekitar 80 lainnya terluka dalam serangan di pusat migran di lingkungan Tajoura di Tripoli itu. GNA adalah Pemerintah Libya yang diakui secara internasional dan berbasis di Tripoli.

GNA, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (3/7/2019), menyalahkan Tentara Nasional Libya (LNA), yang dipimpin oleh Khalifa Hafta, atas serangan mematikan itu. LNA yang berbasis di timur telah memimpin kampanye militer sejak April untuk mencoba mengambil alih Tripoli.

Sementara itu, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menyatakan keprihatinan serius tentang serangan tersebut. "Warga sipil seharusnya tidak pernah menjadi target," kata UNHCR Libya dalam sebuah pernyataan.

Libya adalah tempat keberangkatan utama bagi para migran tidak berdokumen dari negara-negara Afrika dan Arab yang berusaha mencapai Eropa melalui laut. Tetapi banyak dari mereka dihentikan oleh penjaga pantai Libya dan ditempatkan di pusat-pusat penampungan di di negara itu.[mr/snd]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...