18 December 2018

Ribuan Warga Argentina Tolak Utang IMF

KONFRONTASI- Ribuan warga Argentina turun ke jalan menentang kebijakan Presiden Mauricio Macri atas kesepakan pinjaman kepada International Monetary Fund (IMF).

Di masa lalu, Argentina menyatakan akan mengajukan banding terhadap perintah pengadilan AS yang menuntut pembayaran sebesar 1,3 miliar dollar AS (Rp 12,5 triliun) untuk kreditor asing yang memegang surat utang negara itu pasca krisis tahun 2001. Pemerintah Argentina diberi waktu hingga 15 Desember untuk menyelesaikan pembayaran ini, yang meliputi dua kali pembayaran gagal bayar utang tahun 2005 dan 2010. Namun Menteri urusan Ekonomi Hernan Lorenzino menolak perintah tersebut, karena menurutnya membayar "dana penjarah" adalah haram.

Argentina mengalami situasi gagal bayar surat utang senilai 100 miliar dollar (Rp 963 triliun) pada 2001, jumlah yang mencetak rekor tertinggi saat itu. Namun setelah 2003 perekonomian negeri itu mulai pulih, sehingga dana Moneter Internasional (IMF) setuju menggelontorkan utang baru. Sejak itu Argentina telah menata ulang jumlah utang raksasanya dua kali, dengan menukar surat utang baru pada para kreditor yang sebelumnya mengalami gagal bayar. [konf]

 
Argentina menyatakan akan mengajukan banding terhadap perintah pengadilan AS yang menuntut pembayaran sebesar 1,3 miliar dollar AS (Rp 12,5 triliun) untuk kreditor asing yang memegang surat utang negara itu pasca krisis tahun 2001. Pemerintah Argentina diberi waktu hingga 15 Desember untuk menyelesaikan pembayaran ini, yang meliputi dua kali pembayaran gagal bayar utang tahun 2005 dan 2010. Namun Menteri urusan Ekonomi Hernan Lorenzino menolak perintah tersebut, karena menurutnya membayar "dana penjarah" adalah haram. Argentina mengalami situasi gagal bayar surat utang senilai 100 miliar dollar (Rp 963 triliun) pada 2001, jumlah yang mencetak rekor tertinggi saat itu. Namun setelah 2003 perekonomian negeri itu mulai pulih, sehingga dana Moneter Internasional (IMF) setuju menggelontorkan utang baru. Sejak itu Argentina telah menata ulang jumlah utang raksasanya dua kali, dengan menukar surat utang baru pada para kreditor yang sebelumnya mengalami gagal gayar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Argentina Tolak Bayar Klaim Utang Kreditor", https://internasional.kompas.com/read/2012/11/23/10221712/Argentina.Tolak.Bayar.Klaim.Utang.Kreditor.
Argentina menyatakan akan mengajukan banding terhadap perintah pengadilan AS yang menuntut pembayaran sebesar 1,3 miliar dollar AS (Rp 12,5 triliun) untuk kreditor asing yang memegang surat utang negara itu pasca krisis tahun 2001. Pemerintah Argentina diberi waktu hingga 15 Desember untuk menyelesaikan pembayaran ini, yang meliputi dua kali pembayaran gagal bayar utang tahun 2005 dan 2010. Namun Menteri urusan Ekonomi Hernan Lorenzino menolak perintah tersebut, karena menurutnya membayar "dana penjarah" adalah haram. Argentina mengalami situasi gagal bayar surat utang senilai 100 miliar dollar (Rp 963 triliun) pada 2001, jumlah yang mencetak rekor tertinggi saat itu. Namun setelah 2003 perekonomian negeri itu mulai pulih, sehingga dana Moneter Internasional (IMF) setuju menggelontorkan utang baru. Sejak itu Argentina telah menata ulang jumlah utang raksasanya dua kali, dengan menukar surat utang baru pada para kreditor yang sebelumnya mengalami gagal gayar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Argentina Tolak Bayar Klaim Utang Kreditor", https://internasional.kompas.com/read/2012/11/23/10221712/Argentina.Tolak.Bayar.Klaim.Utang.Kreditor.
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...