18 August 2018

Qatar Ingin Borong Senjata Buatan Rusia

KONFRONTASI-Qatar dilaporkan tengah terlibat pembicaraan dengan Rusia terkait dengan rencana pembelian sejumlah senjata dari Negeri Beruang Merah itu dan juga sistem pertahanan udara S-400.

Duta Besar Rusia untuk Qatar, Nurmakhmad Kholov, Doha berencana untuk membeli senapan AK, peluncur granat dan rudal anti-tank dari Rusia. Selain itu, lanjut Kholov, pembicaraan mengenai pembelian S-400 juga sudah dimulai.

"Qatar, yang sekarang berselisih dengan negara-negara teluknya, diperkirakan akan menerima pengiriman senjata konvensional Rusia, termasuk senapan AK yang telah teruji waktu, peluncur granat, senapan mesin dan rudal anti-tank Kornet," kata Kholov, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (22/7).

"Minta Qatar untuk membeli alat-alat militer dari Rusia melampui dari hanya senapan. Mengenai sistem pertahanan udara S-400, beberapa diskusi sedang berlangsung tentang masalah ini, meskipun tidak ada hasil khusus sejauh ini. Tapi tampaknya Qatar bersedia untuk membeli sistem ini," sambungnya.

Awal tahun ini, Duta Besar Qatar untuk Rusia, Fahad bin Mohammed Al-Attiyah menegaskan bahwa negosiasi Doha dengan Moskow mengenai pembelian S-400 sudah dalam tahap lanjutan.

Diplomat Qatar itu mengatakan bahwa pakta kerjasama militer Rusia-Qatar telah ditandatangani pada bulan Oktober 2017, yang memberikan kesempatan bagi negaranya untuk membeli perangkat keras yang canggih, untuk melatih pasukannya sendiri, dan untuk menjalin hubungan intelijen Rusia.(mr/snd)

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...