17 October 2018

Pastor Ini Sebut Kebakaran California Sebagai Hukuman Tuhan Karena Izinkan Komunitas LGBT

KONFRONTASI-Seorang pastor di Amerika Serikat (AS) mengklaim bahwa kebakaran hutan yang mematikan di California merupakan hukuman Tuhan. Menurutnya, Tuhan membakar wilayah karena menerima komunitas gay.

Pemuka agama Kristen yang membuat klaim itu adalah Pastor Kevin Swanson. Dia dikenal sebagai pemuka agama yang memiliki hubungan dengan Senator Republik Ted Cruz.

Swanson memiliki sejarah tersendiri dalam membuat pernyataan anti-LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender). Tahun lalu, dia mengklaim bahwa Topan Harvey adalah hukuman dari Tuhan untuk Texas karena menolak undang-undang anti-transgender.

Dan pada 2016, dia mengatakan bahwa para pemimpin Girl Scouts harus ditenggelamkan karena terlalu pro-gay.

Sebagian besar ahli sepakat bahwa kebakaran hutan di California—sejauh ini telah menewaskan 11 orang, melukai 10 orang dan menyebabkan kerusakan senilai lebih dari USD400 juta—karena faktor perubahan iklim.

Namun saat berbicara di acara radio Generations, Swanson mengatakan kebakaran di California sebenarnya adalah hukuman Tuhan.

"Jika Anda melihat sejarah California, mereka telah berada di garis depan pawai kebanggaan gay pertama yang terjadi di San Francisco pada tahun 1970," katanya. Kemudian, San Francisco melegitimasi homoseksualitas pada tahun 1972.

“Pada tahun 1982, Laguna Beach, California memilih wali kota homoseksual pertama yang terbuka dalam sejarah Amerika Serikat. Pada tahun 1999, California mengadopsi undang-undang kemitraan domestik; Saya percaya itu adalah salah satu yang pertama di negara untuk melakukan itu," ujarnya.

"Pada tahun 2005, legislator negara bagian California menjadi yang pertama di negara ini yang mengesahkan hukum pernikahan sesama jenis," paparnya.

“Pada tahun 2011, California menjadi negara (bagian) pertama yang mewajibkan kelas indoktrinasi homoseksual untuk siswa K-8 dan kemudian pada tahun 2012, California menjadi negara (bagian) pertama yang menandatangani larangan terapi yang mencoba mengubah homoseksual menjadi non-homoseksual," imbuh Swanson.

"Dan kemudian, pada tahun 2017, sekolah-sekolah negara bagian California menerapkan program indoktrinasi homoseksual dan itu adalah awal dari kebakaran terbesar yang pernah dilihat California dalam sejarahnya, tahun lalu. Dan kebakaran itu berlanjut di 2018," sambung Swanson.

"Jadi Tuhan membakar California pada 2017 dan 2018 setelah sekitar 25 tahun memimpin paket untuk melegitimasi dosa homoseksualitas di negara itu," pungkas Swanson, yang dikutip dari Huffington Post, Rabu (8/8/2018).

California memang melanjutkan kemajuannya menuju kesetaraan LGBT. Negara bagian AS itu pada saat ini memiliki pemimpin Senat lesbian pertama setelah Toni Atkins mengambil peran awal tahun ini.

Atkins menulis rancangan undang-undang (RUU), yang tahun lalu berubah jadi undang-undang, yang membuat orang-orang non-biner diakui secara hukum pada dokumen resmi untuk pertama kalinya di California. [mr/snd]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...