27 February 2020

Ngeri, Wanita Ini Dipenggal Hanya Karena Belanja Tanpa Didampingi Suami

KONFRONTASI-Hanya karena berbelanja tanpa didampingi suami, seorang perempuan berusia 30 tahun tewas setelah dianiaya lalu dipenggal. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Latti, Provinsi Sar-ePul, Afghanistan. Diduga pelakunya adalah sekelompok pria dari Taliban.

Peraturan ketat memang diberlakukan Taliban di wilayah itu terhadap wanita. Kaum hawa dilarang meninggalkan rumah tanpa bersama suami atau muhrimnya. Perempuan di wilayah itu juga dilarang bekerja atau menerima pendidikan dan dipaksa mengenakan burka setiap hari meski di dalam rumah.

Dilansir express.co.uk, Kamis (29/12), wanita 30 tahun ini pergi berbelanja ke pasar saat sang suami pergi ke Iran. Dari tetangganya diketahui bila wanita tak disebutkan namanya ini belum memiliki anak dan tinggal sendirian di rumah. “Dia dianiaya dianiaya sekelompok pria di jalanan, sebelum akhirnya dipenggal,” terang saksi.

Juru bicara Gubernur Provinsi Sar-e-Pul Zabiullah Amani menyebutkan insiden ini dilakukan para pria yang berhubungan dengan Taliban. “Insiden ini benar terjadi dan dilakukan para pria yang memiliki hubungan dengan Taliban,” terangnya.

Namun Taliban sendiri menyangkal terlibat dalam aksi brutal dan sadis semacam itu.

Aksi kekerasan terhadap perempuan di Afghanistan juga terjadi sepekan lalu. Lima perempuan Afghanistan yang bekerja sebagai penjaga keamanan dan sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di bandar udara selatan Kandahar, dibunuh pria bersenjata.[mr/li]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...