Moskow Sebut Inggris Sebarkan Berita Palsu terkait Operasi Rusia di Suriah

KONFRONTASI -  Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengkritik pernyataan anti-Moskow yang dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Inggris baru-baru ini.

"Inggris mempublikasikan berita palsu terkait operasi Rusia terhadap teroris di Suriah," kata Maria Zakharova, Selasa (2/2/2016) ketika mengkritik statemen Philip Hammond terkait operasi militer Rusia di Suriah untuk menarget ISIS.

Ia menambahkan, pernyataan anti-Rusia yang dilontarkan Menlu Inggris merupakan bagian dari perang propaganda London terhadap Moskow.

"Klaim bahwa kehadiran Rusia di Suriah tidak akan membantu penyelesaian krisis di negara ini adalah klaim yang tak benar," ujarnya seperti dikutip Press TV.

Sebelumnya, Menlu Inggris pada hari Senin mengatakan, Vladimir Putin, Presiden Rusia sedang melemahkan upaya internasional untuk mengakhiri perang saudara di Suriah, sebab militer negara itu telah membombardir posisi kelompok-kelompok bersenjata di negara ini.

Hammond juga menuding Putin telah menghambat proses politik untuk mengakhiri krisis Suriah.

Pernyataan Menlu Inggris tersebut bertentangan dengan fakta di Suriah, sebab sejak tahun 2011, negara Arab ini dilanda konflik akibat aktivitas kelompok-kelompok teroris dan milisi asing yang didukung oleh negara-negara Barat dan sekutunya di kawasan termasuk Arab Saudi, Turki dan Qatar.[ian/irb]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...