3 April 2020

Minyak Saudi tidak Lebih Berharga dari Darah Rakyat Yaman

KONFRONTASI - Juru bicara Gerakan Ansarullah Yaman seraya menekankan bahwa masyarakat internasional harus mengutuk kejahatan dan pembantaian beberapa tahun Arab Saudi di Yaman ketimbang mengecam bangsa Yaman mengatakan, minyak Arab Saudi tidak lebih berharga dari darah rakyat Yaman.

Mohammad Abdulsalam saat merespon kecaman terhadap Yaman karena seragan drone terbaru negara ini ke perusahaan Aramco Arab Saudi menyatakan, jika agresi ke Yaman tidak dihentikan, operasi selanjutnya terhadap koalisi Arab Saudi akan semakin menyakitkan.

Unit drone militer dan komite rakyat Yaman Sabtu (14/09) mengirim 10 drone produk dalam negeri dan menyerang kilang minyak Buqayq dan Khurais milik perusahaan minyak nasional Arab Saudi (Aramco). Serangan ini menimbulkan gangguan di produksi minyak Arab Saudi.

Abdulsalam menambahkan, mereka yang menginginkan stabilitas pasar minyak harus meminta Arab Saudi mengakhiri perang dan blokadenya terhadap Yaman, jika tidak maka siapa saja yang tidak menghormati darah rakyat Yaman harus membayar dampaknya dengan nyawa mereka.[prasToday/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...