Mantan presiden Korea Selatan ditangkap karena korupsi, terancam 45 tahun penjara

KONFRONTASI -   Mantan presiden Korea Selatan Lee Myung-bak kemarin ditangkap polisi karena kasus korupsi.

Lee, 76 tahun, adalah seorang pebisnis yang kemudian menjadi presiden. Dia menjabat presiden Negeri Ginseng dari 2008 hingga 2013. Lee didakwa sejumlah tuntutan termasuk penyuapan, penyalahgunaan wewenang, penggelapan, dan penghindaran pajak.

Dia termasuk mantan presiden keempat Korea Selatan yang ditahan karena kasus korupsi.

Laman Channel News Asia melaporkan, Jumat (23/3), tayangan langsung siaran televisi memperlihatkan Lee mengenakan baju jas dengan dasi keluar dari rumahnya dan bersalaman dengan mantan ajudannya kemudian masuk ke dalam mobil berkaca gelap.

Mobil yang dikendarainya kemudian dikawal polisi dan memasuki gedung Pusat Penahanan Timur Seoul.

"Saya tidak menyalahkan orang lain. Semua salah saya dan saya menyesal," kata Lee dalam pernyataan ditulis tangan yang kemudian diunggah di akun Facebooknya.

"Dengan penahanan ini saya harap penderitaan yang dialami keluarga dan siapa pun yang terlibat bisa berkurang," kata dia.

Menurut laporan kantor berita Yonhap, Lee yang menyangkal semua dakwaan akan menjalani tes kesehatan sebelum dijebloskan ke sel tahanan seluas 11 meter persegi.

Pengadilan Negeri Seoul sebelumnya sudah mengeluarkan surat penangkapan untuk Lee setelah dia menjalani serangkaian interogasi dengan penyidik.

"Seperti diketahui, semua dakwaan sudah disertai bukti dan ada risiko tersangka akan menghancurkan barang bukti," kata pernyataan pengadilan menjelaskan alasan penangkapan Lee.

Yonhap melaporkan, jika semua dakwaan terbukti maka Lee bisa dikurung maksimal 45 tahun penjara. (Jft/Merdeka)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...