21 September 2019

Malaysia Minta Keanggotaan Myanmar di ASEAN Ditinjau Kembali

KONFRONTASI - Malaysia memperingatkan agar keanggotaan Myanmar di ASEAN harus ditinjau kembali akibat tragedi genosida etnis Muslim Rohingya di negara itu. Associated Press melaporkan, Khairy Jamaluddin, Menteri Olahraga dan Pemuda Malaysia pada Rabu (30/11) memperingatkan bahwa akibat genosida etnis Muslim Rohingya di Myanmar, maka keanggotaan negara itu di ASEAN harus ditinjau kembali. KhairyJamaluddin menambahkan, sebelumnya politik ASEAN adalah non-intervensi dalam urusan dalam negeri anggotanya, karena sejumlah intervensi berarti penistaan terhadap hak kedaulatan anggotanya. Dalam muktamar tahunan partai berkuasa UMNO, Menteri Malaysia ini mengatakan, ketika terjadi genosida dalam skala besar di sebuah negara anggota ASEAN, maka prisip non-intervensi itu dengan sendirinya terhapus. Pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran rumah-rumah warga Muslim Rohingya oleh pasukan keamanan menyulut gelombang baru kekerasan dan kejahatan terhadap kelompok minoritas Muslim di negara bagian Rakhine di Barat Myanmar. Lebih dari 30.000 warga Muslim Rohingya kini terlantar dan melarikan diri ke Bangladesh. Pekan lalu, warga Malaysia dan sejumlah warga Myanmar yang berdomisili di Malaysia, usai shalat Jumat berdmonstrasi di depan Kedubes Myanmar di Kuala Lumpur memprotes kebijakan pemerintah Naypyidaw. Sebelumnya, utusan PBB di Bangladesh mengatakan, pemerintah Myanmar berusaha melakukan pembersihan etnis di negra bagian Rakhine. Lebih dari 12.000 Muslim Rohingya sejak tahun 2012 hingga kini tinggal di kamp-kamp pengungsi di Rakhine dan tidak dapat menikmati fasilitas sanitasi dan kebersihan. Muslim Rohingya menghadapi serangan kekerasan sejak 2012 yang diawali oleha serangan kelompok Buddha ekstrimis. Pemerintah Myanmar sendiri menilai Rohingya bukan warga asli Myanmar melainkan imigran Bangladesh serta menolak memberikan kewarganegaraan kepada mereka.[pars/ian]
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...