Korut Bantah Bobol Sistem Komputer Sony

KONFRONTASI- Terkait pembobolan sistem komputer Sony Pictures oleh hacker, Korea Utara sempat dituding sebagai dalang atas aksi tersebut sebagai balasan atas produksi sebuah film yang menggambarkan tentang pemimpin negara itu. Namun negara pimpinan KIm Jong-un tersebut membantah tudingan tersebut. Meski demikian, negara komunis ini memuji aksi peretasan tersebut sebagai 'perbuatan yang benar'.

Pihak Korea Utara mengatakan mungkin 'pendukung dan simpatisannya' yang melakukan peretasan itu, tetapi mereka sendiri tidaklah terlibat, demikian laporan BBC.

Serangan ini melumpuhkan sistem komputer Sony serta membocorkan film-film yang akan dirilis Sony dan data pribadi para pegawainya di internet.

Peretasan itu diyakini bermula dari rencana tayang film berjudul The Interview yang diproduksi Sony Pictures. Film komedi ini menampilkan James Franco dan Seth Rogen sebagai dua orang wartawan yang mendapatkan kesempatan untuk beraudiensi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.

Lalu badan intelijen Amerika Serikat CIA mempekerjakan kedua wartawan itu untuk membunuh Kim Jong-Un. Film ini direncanakan diedarkan sekitar periode Natal.

Pemerintah Korea Utara sendiri menggambarkan film The Interview sebagai 'tindakan terorisme'.[mr/inl/bbc]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA