28 February 2020

Kongres AS Sepakati Sanksi Ekonomi Baru Terhadap Rusia

KONFRONTASI-Kongres Amerika Serikat Sabtu dengan suara bulat menyetujui sanksi-sanksi ekonomi baru terhadap Rusia dan bantuan senjata-senjata untuk Kiev.

Rancangan Undsng-Undang Dukungan Kemerdekaan Ukraina itu telah disetujui Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis, tetapi ksrena masalah teknis naskah itu dikembalikan kepada Senat di mana kemudian disetujui secara bulat setelah badan itu menangguhkannya Sabtu malam.

Kini terserah pada Presiden Barack Obama apakah ia akan menandatanganinya atau memveto tindakan itu. Gedung Putih, Kamis mengatakan pihaknya "akan membahasnya." Pada Sabtu, sehari menjelang satu pertemuan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Moskow memperingatkan bahwa "pasti, kami tidak dapat membiarkannya tanpa satu tanggapan." Pihak berwenang yang menangani rancangan undang-undang itu -- tetapi tidak memintanya secara resmi-- Obama akan memberikan bantuan bantuan militer yang tidak mematikan kepada Ukraina, termasuk senjata-senjata anti-tank, amunisi dan pesawat tanpa awak.

Washington mendukung Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia, tetapi Obama belum menyetujui permintaan senjata-senjata oleh Kiev.

Tanggapan AS pada invasi yang terus dilakukakan Rusia di Ukraina mengancam meningkatkan konflik ini lebih jauh, kata salah seorang yang mensponsori rancangan undang-undang itu Bob Corker.

Persetujuan Kongres pada rancangan undang-undsng itu memperberat tekanan politik pada Obama.

Ia,Kamis mengisyaratkan ia menentang sanksi ekonomi sepihak terhadap Moskow , dengan mengatakan tu "tidak produktif " bagi Washington "tidak mengikutsertakan Eropa" dalam pengenaan sanksi-saksi itu.

Pada November, Pentagon mengirim 20 sistem radar anti-tank ke Ukraina.

Rancangan undang-undang yang sekarang ini mengizinkan senjata, peralatan pertahanan seharga 350 juta dolar AS dan tim pelatih untuk Ukraina dalam tiga tahun.

Para anggota Kongres mencabut satu ketentuan penting dalam rancangan undang-undang asli yang melakukan langkah yang jarang dilakukan memberikan status penting sekutu non-NATO bagi Ukraina, Georgia dan Moldova.

Para staf Senat mengatakan ketentuan itu telah dicabut dalam 11 jam untuk menjamin persetujuan akhir.

Tindakan itu memukul sektor-sektor pertahanan dan energi Rusia, menghukum perusahaan-perusahaan negara seperti perusahaan impor-ekspor pertahanan milik negara Rosoboronexport.

Itu mengharuskan Obama memberlakukan sanksi-sanksi bersyarat pada sektor pertahanan seandainya perusahaan-perusahaan negara yang diawasi negara itu menjual atau mengirim peralatan militer ke Suriah, atau ke kelompok pemberontak di Ukraina, Georgia atau Mldova tanpa izin pemerintah di negara-negara itu.

Undang-undang itu bertujuan untuk membantu membendung arus senjata dari Rusia memasuki perbatasan itu menuju Ukraina timur, di mana Washington dan Kiev menuduh Moskow membantu aksi kelompok separatis.

Itu juga akan memberikan wewenang kepada Obama untuk menghukum perusahaan gas raksasa Rusia Gazpro jika terbukti mengurangi pasokan gas alam kepada negara-negara NATO atau Ukraina, Georgia atau Moldova.[mr/rol]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...