Jullian Assange Adalah Korban Penganiayaan Politik AS

KONFRONTASI-Ahli hukum Spanyol Baltasar Garzon mengecam dengan mengatakan bahwa wartawan Australia Julian Assange adalah korban penganiayaan politik oleh Amerika Serikat karena mengungkapkan dokumen yang sangat serius tentang pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi.

Pengacara itu muncul pada hari Senin (27/7) di hadapan Pengadilan Nasional Spanyol, yang sedang menyelidiki dugaan spionase yang dituduhkan kepada pendiri situs Wikileaks itu ketika dirinya bersuaka di kedutaan Ekuador di Inggris.

Sebagai koordinator pertahanan internasional Assange, Garzon berperan sebagai saksi yang terluka, yang juga menjadi korban pengawasan oleh perusahaan Spanyol UC Global, yang bertanggung jawab atas keamanan Kedutaan Ekuador di London antara 2015 dan 2018.

Dalam pernyataan kepada pers usai memberikan kesaksian di hadapan hakim Pengadilan Nasional Jose de la Mata, Garzon mengkonfirmasi bahwa penganiayaan yang menyasar kliennya selama ia tinggal di kedutaan Ekuador mencemari proses ekstradisinya ke Amerika Serikat.

“Julian Assange telah menjadi subjek penganiayaan politik di mana semua aturan proses hukum telah dilanggar. Ia telah ditindak dengan tes palsu, dengan bukti terlarang, dan prosedur Amerika Serikat benar-benar terkontaminasi pada akarnya,” katanya seperti dikutip dari PL, Senin (27/7).

Menyerahkan Assange ke Amerika Serikat akan menjadi pelanggaran terhadap hak pertahanan dan serangan terhadap kebebasan berekspresi dan akses ke informasi, menekankan Garzon, yang menegaskan kembali bahwa ia adalah seorang jurnalis yang dianiaya karena mengungkapkan tindakan kejahatan yang sangat serius terhadap kemanusiaan dan korupsi.

Julian Assange adalah seorang jurnalis asal Australia yang dikenal sebagai pendiri dan juru bicara WikiLeaks, situs yang mempublikasikan dokumen rahasia pemerintah dan beberapa institusi, ia diadili atas 18 pelanggaran, termasuk berkonspirasi untuk meretas komputer dan spionase pemerintah.

Tahun lalu, Amerika memulai proses ekstradisi setelah Assange diseret dari kedutaan besar Ekuador di London, di sana Assange telah bersembunyi selama hampir tujuh tahun.

Assange menjadi berita utama internasional pada awal 2010 ketika WikiLeaks menerbitkan video militer rahasia AS yang menunjukkan serangan 2007 oleh helikopter Apache di Baghdad yang menewaskan puluhan orang, termasuk dua jurnalis Reuters.

Bagi sebagian orang, Assange adalah pahlawan karena mengungkap apa yang dicap pendukung sebagai penyalahgunaan kekuasaan oleh negara modern dan untuk memperjuangkan kebebasan berbicara. Namun, bagi yang lain, dia adalah pemberontak berbahaya yang telah merusak keamanan AS. (mr/rm)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...