25 June 2018

Itsunori Inodera:Kehadiran Militer AS di Asia Timur Vital Bagi Keamanan Kawasan

KONFRONTASI-  Jepang menyatakan kehadiran militer AS di Korea Selatan adalah hal yang vital bagi keamanan Asia Timur.

Hal itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menghentikan latihan militer dengan Korea Selatan (Korsel) untuk sementara, paska bertemu dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.

"Kami akan berupaya mencari kesepakatan bersama mengenai masalah ini dengan AS dan Korsel," ujar Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera, seperti dilansir Reuters, Rabu (13/6/2018).

Dia menegaskan Jepang akan melanjutkan latihan militer bersama dengan AS dan tetap menjalankan rencana penguatan militernya untuk mengantisipasi serangan misil balistik dari Korut.

Pada Selasa (12/6), Trump mengumumkan bakal menghentikan latihan militer dengan Korsel untuk sementara waktu. Dia bahkan menyebut latihan militer itu sebagai aksi yang sangat provokatif dan mahal.

Hal ini tidak hanya menuai reaksi dari Jepang, negara aliansi AS, tapi juga dari dalam negeri AS termasuk Partai Republik.

Dalam pernyataan bersama usai pertemuan bersejarah di Singapura, kemarin, Trump dan Kim berjanji mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea. Trump juga memberikan jaminan keamanan bagi Korut.

Adapun kantor berita Korut, KCNA, melaporkan bahwa Trump menawarkan pencabutan sanksi ekonomi terhadap negara itu.

Trump disebut mengungkapkan keinginannya untuk menghentikan latihan militer bersama AS-Korsel--yang dipandang sebagai provokasi oleh Korut--dalam dialog antara AS-Korut, memberikan jaminan keamanan kepada Korut dan mencabut sanksi terhadap Korut sembari terus meningkatkan hubungan bilateral melalui dialog dan negosiasi.(Jft/Kabar24)

Category: 
Loading...