21 August 2018

Iran Kutuk Serangan Teror di Belgia

KONFRONTASI - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan teror di Brussels dan menyampaikan simpati kepada keluarga para korban, rakyat dan pemerintah Belgia.

Sadegh Hossein Jaberi Ansari dalam pernyataannya pada Selasa (22/3/2016) mengecam serangan teroris di Belgia yang telah menewaskan puluhan orang.

Ia menilai terulangnya operasi teror di berbagai belahan dunia menunjukkan ancaman umum terorisme dan ekstremisme bagi semua masyarakat dunia.

Jaberi Ansari lebih lanjut menekankan pentingnya upaya bersama dan serius untuk memerangi terorisme dan menindak para pendukung politik, ideologi dan finansial atas fenomena buruk ini.

Sebuah ledakan mengguncang stasiun metro Maalbeek, Brussels, Belgia, Selasa dan menewaskan sedikitnya 10 orang serta melukai belasan lainnya.

Ledakan tersebut adalah yang ketiga setelah dua ledakan di Bandara Zaventem. Jumlah korban tewas di dua tempat ini mencapai lebih dari 20 orang.

Tiga ledakan di dua tempat di Belgia tersebut diduga dilakukan oleh jaringan teroris Paris.

Insiden di Bandara Zaventem dan stasiun metro Maalbeek terjadi empat hari setelah penangkapan Salah Abdeslam (26), salah satu pelaku teror Paris yang selamat. Ia sebelumnya merupakan buronan paling dicari di seluruh Eropa.

Otoritas keamanan di Inggris, Perancis, Belanda, Denmark, Swedia, dan Finlandia secara terbuka mengumumkan peningkatan keamanan di berbagai fasilitas publik.[ian/irb]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...