25 September 2018

Giliran Malaysia Diguncang Isu Beras Plastik

KONFRONTASI-Tak hanya Indonesia yang dihebohkan dengan isu beras plastik. Negeri Jiran Malaysia juga tengah diguncang isu yang sama. Kabar tentang telah masuknya beras palsu ini beredar melalui aplikasi layanan pesan WhatsApp dan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Para ahli kesehatan dan ahli diet di negara itu juga telah memperingatkan bahwa mengkonsumsi biji-bijian palsu tersebut, yang dicampur dengan zat beracun, bisa merusak sistem pencernaan secara serius. Beras palsu ini umum dijual di pasar Cina, terutama di Taiyuan di provinsi Shaanxi.

Menteri Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Konsumerisme Malaysia, Hasan Malek, mengatakan ia sudah menerima laporan terkait peredaran beras palsu dan menyatakan akan serius menanganinya. "Berita itu bisa benar atau salah; kami tidak tahu. Tapi kita tak bisa menganggap remeh dan akan melakukan penyelidikan secara nasional," katanya seperti dikutip The Star.

Beras plastik, kabarnya terbuat dari kentang dan ubi jalar, dengan resin sintetik untuk membuatnya menjadi bentuk layaknya beras biasa. Beras ini dikabarkan dikirim ke India, Indonesia, Vietnam, dan akhir-akhir ini, Singapura.

Hasan mengatakan, tim investigasi akan fokus ke toko-toko kelontong kecil untuk memeriksa apakah mereka menjual beras palsu tersebut, terutama di pinggiran dan pedesaan. "Kami akan melakukan investigasi dan mendorong konsumen untuk melaporkan kepada kementerian jika mereka menemukan beras tersebut," katanya.

Sumber dari industri beras mengatakan bahwa jika beras palsu tersebut telah memasuki negara mereka, maka tidak akan dijual secara terbuka di supermarket dan hypermarket. Satu-satunya cara agar bisa terjual, adalah dengan mencampurnya dengan beras biasa. "Hanya dengan begini maka beras palsu itu menjad sulit dideteksi," kata sumber itu.[mr/tempo]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  



Berita lainnya

loading...