24 May 2018

Gaza boleh Membara, Ciuman Arab-Yahudi Jalan Terus

GAZA-Di saat situasi di Jalur Gaza memanas, jagad dunia maya dihebohkan dengan kampanye ciuman pasangan Arab dan Yahudi. Mereka ramai-ramai mengunggah foto ciuman sebagai kampanye untuk menolak permusuhan Arab dan Yahudi.
 
Kampanye di Twitter dengan tagar #JewsandArabsrefusetobeenemies diluncurkan Abraham Gutman dan Dania Darwish.  Mahasiswa dan mahasiswi keturunan Arab dan Yahudi yang tengah menempuh studi di Hunter College, New York.
 
Tak hanya mahasiswa, jurnalis Libanon juga pamer foro ciumannya dengan pacarnya warga keturunan Yahudi yang ikut meramaikan kampanye itu.
 
Berbagai foto dalam kampanye itu menuai respons luas dari pengguna Twitter. ”Yahudi dan Arab menolak untuk menjadi musuh,” bunyi kicauan dari para pengguna Twitter yang merespons kampanye ciuman itu.
 
Kampanye yang diluncurkan Abraham Gutman dan Dania Darwish itu muncul, tak lama setelah militer Israel menginvasi Jalur Gaza 8 Juli 2014. 
 
Bahkan, invasi Israel yang dikenal dengan nama “Operatioan Protective Edge” itu masih berlangsung hingga sekarang dengan korban tewas dari warga Gaza sudah menembus 600-an orang.
 
”Ketika kami memulai kencan kita akan berdebat banyak tentang politik dan perlahan tapi pasti, kami mulai datang ke beberapa konsensus,” kata Anderson, kepada ABC News, semalam (22/7/2014).
 
”Kami kadang-kadang masih berdebat,  tapi kami datang lebih dekat untuk memahami perspektif masing-masing,” ujarnya. ”Ketika datang ke sana, kami saling mencintai dan itulah yang paling penting,” lanjut Anderson.

Category: 
Loading...