17 November 2019

Fidel Castro Dukung Perbaikan Hubungan Diplomatik dengan AS

KONFRONTASI - Mantan pimpinan Kuba Fidel Castro tampak memberikan dukungan pada upaya pemulihan hubungan antara Kuba dan Amerika Serikat. Kedua negara diketahui telah sepakat untuk memperbaiki hubungan diplomatik sejak bulan lalu. 

"Saya tidak percaya kebijakan Amerika Serikat, juga pertukaran dengan mereka. Tapi hal ini tidak berarti. Penolakan atas solusi damai atas konflik atau bahaya Perang," kata Fidel Castro dalam sebuah pernyataan yang dimuat di situs surat kabar Partai komunis Kuba Granma pada Senin (26/1). 

Hubungan Kuba dan Amerika Serikat sendiri mulai memasuki babak baru terutama setelah digelarnya pertemuan tingkat tinggi kedua negara yang digelar pekan lalu di Havana. Pertemuan itu diharapkan bisa menjadi titik balik untuk mengarah pada perbaikan hubungan diplomatik yang pernah terputus pada tahun 1961 antara kedua negara. 

"Setaip negosiasi damai atas masalah antara Amerika Serikat dan masyarakat Amerika Latin yang tidak berarti kekerasan atau penggunaan kekerasan harus diperlakukan sesuai dengan norma-norma dan prinsip-prinsip internasional," jelas Fidel Castro. 

"Kami akan selalu membela kerjasama dan persahabatan dengan semua bangsa di dunia, di antaranya lawan politik kita," sambungnya seperti dimuat Reuters

Sikap Fidel Castro itu agaknya cukup mengejutkan. Pasalnya, Fidel yang mengambil alih kekuasaan di Kuba melalui sebuah revolusi pada tahun 1959 itu telah menghabiskan waktu sekitar 49 tahun untuk melawan Amerika Serikat. 

Namun Fidel terpaksa menyerah pada keadaan ketika pada tahun 2008 mengundurkan diri dari jabatannya karena kesehatan yang memburuk. Kekuasaan Kuba pun kini dipegang oleh Raul Castro yang telah berusa 83 tahun.[rm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...