19 August 2018

Dubes Suriah untuk PBB: Arab Saudi Tidak Pantas Bicara HAM

KONFRONTASI - Duta Besar Suriah untuk PBB mengatakan, Arab Saudi tidak berada dalam posisi untuk mengomentari situasi Hak Asasi Manusia di Suriah.

Bashar al-Jafari pada Selasa (15/11/2016) mengatakan, langkah delegasi Arab Saudi untuk menawarkan draf resolusi tentang kondisi HAM di Suriah atas nama orang-orang bayaran negara itu merupakan perilaku yang kontradiktif dan aneh. Demikian dilansir kantor berita SANA.

Ia menambahkan, rezim Al Saud merupakan pihak terakhir yang memiliki hak untuk berbicara tentang HAM di podium PBB, sebab Arab Saudi memiliki catatan kelam HAM atas kasus-kasus pelanggaran HAM terhadap hak warganya sendiri dan warga asing.

Komite Ketiga Majelis Umum PBB pada Selasa memberikan suara setuju kepada sebuah resolusi yang disusun oleh sebuah kelompok negara-negara Barat dan Arab mengenai kondisi HAM di Suriah.

Resolusi tersebut disahkan dengan 116 suara setuju, 15 menentang dan 49 abstain.

Resolusi ini menyebut pemerintah Suriah dengan “rezim Suriah” sehingga menuai kritikan dari pemerintah Damaskus.

“Penggunaan istilah negatif ini dengan sendirinya menunjukkan bahwa penyusunan resolusi anti-Suriah ini dilakukan untuk kepentingan politik, ” kata al-Jafari.[pars/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...