16 October 2018

2 Bocah Tewas Usai Serangan Udara Israel di Gaza

KONFRONTASI - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dan adik perempuannya berusia enam tahun meninggal dunia hari Sabtu (12/3/2016) setelah serangan misil Israel tadi malam di Gaza.

Kedua bocah Palestina itu tewas setelah pecahan misil menghantam rumah mereka, dekat salah satu kamp latihan militan Hamas.
Yassin Abu Khoussa meninggal terlebih dahulu, dan adiknya, Israa, meninggal kemudian di rumah sakit, menurut jurubicara kementerian kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra. Korban jiwa ini merupakan korban pertama serangan udara sejak Oktober 2015.

Militer Israel mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya melancarkan serangan pembalasan terhadap empat kamp latihan militan Hamas setelah empat roket mendarat di daerah terbuka di Israel selatan pada Jumat malam (12/3/2016). Namun, para pejabat Israel mengatakan tidak ada korban dalam serangan roket itu, demikian lansir VOA News.

Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner mengatakan militan Hamas menggunakan serangan roket itu untuk mengancam keamanan dan keselamatan penduduk Israel selatan.

"Militer kami akan terus bertindak untuk melindungi warga terhadap pihak-pihak yang mengancam nyawa penduduk yang tidak bersalah dan kedaulatan Israel," kata Lerner.

Serangan roket di Gaza telah sangat mereda sejak tahun 2014, ketika serangan udara Israel menewaskan lebih dari 2.100 orang Palestina, sebagian besar dari mereka kaum sipil. Pasukan Palestina menewaskan 67 tentara Israel dan enam warga sipil. (Juft/ Inilah)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...