Seharusnya Berapa Banyak Air yang Harus Kita Minum Setelah Mengonsumsi Kopi?

KONFRONTASI - Kopi memang kerap dijadikan minuman pengusir kantuk saat kita harus tetap produktif. Tak heran, banyak yang mengonsumsi kopi sebagai sugesti untuk meningkatkan semangat dan memperbaiki suasana hati. Pokoknya, don't talk to me until I finish my coffee, lah.

Tapi, meskipun kopi bisa meningkatkan fokus dan kewaspadaan, serta punya beberapa manfaat kesehatan lainnya, perlu dicatat bahwa minuman ini juga bersifat diuretik. Itu artinya, kopi bisa membuat tubuhmu dehidrasi, alias kekurangan cairan.
 
Tiap minum kopi pun, pasti jadi sering ingin pipis, kan? Nah, peningkatan frekuensi buang air kecil ini juga akan mengurangi jumlah cairan yang ada dalam tubuhmu.
 
Efek diuretik ini biasanya akan bertahan selama beberapa jam. Nah, kalau aturan minum air putih normal biasanya delapan gelas per hari, saat minum kopi, kita harus meningkatkannya, supaya tubuh tetap terhidrasi.
 
Lalu, seberapa banyak air yang harus kita minum setelah mengonsumsi kopi?
 
 
Kota yang cocok disambangi pecinta kopi

Ilustrasi latte Foto: Pexels

Dilansir Spoon University, setiap satu cangkir kopi atau dua cangkir teh hitam, kita harus minum satu sampai dua gelas air putih. Perlu dicatat, kedua minuman tersebut sama-sama mengandung kafein yang bersifat diuretik. Nah, tambahan satu gelas air tersebut bisa menggantikan cairan yang terbuang melalui urin.
Namun ternyata, bila kamu sudah mengonsumsi kopi terus menerus dalam jangka panjang, konsumsi air putih tak perlu ditambah, cukup sesuai dengan rekomendasi harian pada umumnya.
 
Sebab, setelah minum kopi beberapa waktu, tubuh kita akan beradaptasi supaya tak dehidrasi. Tapi, kalau kamu sempat berhenti minum kopi beberapa hari, dan mulai minum lagi, toleransimu terhadap kopi akan berkurang.
 
 
Sebaiknya, konsumsi air dengan rasio 1:1, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sampai tubuhmu beradaptasi kembali. Minum air putih setelah mengonsumsi kopi juga bisa membantu mencegah terjadinya caffeine crash --rasa lemas yang muncul setelah minum kopi.
 
 
barang antik, Black Eye Coffee & Roastery di Bedugul, Bali, Melly Meiliani

Espresso yang dihasilkan dari kopi dan mesin di Black Eye Coffee & Roastery di Bedugul, Bali. Foto: Melly Meiliani/kumparan

Sebagai acuan, kamu bisa memperhatikan kondisi tubuh yang dehidrasi atau tidak melalui warna urin. Bila urinmu berwarna kuning tua, tandanya tubuh kekurangan cairan dan butuh minum lebih banyak air.
 
 
ADVERTISEMENT
Selain itu, bila kamu merasa haus, berkeringat dalam jumlah banyak. merasa kepanasan, lemas, dan pening, bisa jadi tubuhmu sedang dehidrasi.
 
Jadi, jangan lupa untuk selalu penuhi asupan air putih, khususnya setelah minum minuman berkafein, ya!(Jft/KUMPARAN)
 
 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...