13 November 2019

Pemkot Gorontalo Hadirkan Panganan Tradisional Dalam Setiap Rapat

KONFRONTASI-Pemerintah Kota Gorontalo sudah lama menyajikan menu tradisional pada setiap rapat maupun sosialisasi di lingkungan pemerintahan, sebelum adanya surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 10 tahun 2014 dikeluarkan.

Wali Kota Gorontalo, Marthen Taha, Sabtu mengatakan, di lingkungan pemerintahan itu sudah lama diberlakukan hidup sederhana, dengan memperhatikan kondisi keuangan negara sekaligus upaya mempertahankan makanan tradisional pengganti beras di tengah masyarakat.

Menurut dia, tidak hanya makanan tradisional seperti singkong rebus, jagung rebus, misro, combro, ubi rebus yang diusulkan Kementerian PAN dan RB, melainkan sajian ikan-ikan lokal seperti jenis "nike" dan "payangka".

"Jagung dan singkong sering disajikan setiap rapat. Jangan heran kalau jagung itu menu utama pengganti beras di Gorontalo," kata Wali Kota.

Tapi tidak dipungkiri juga jika ada hajatan penting dan istimewa dalam kegiatan pemerintahan, sesekali disajikan makanan modern atau menu disajikan di setiap restauran dan sebagainya.

"Kalau makanan modern itu jarang, tidak selalu," ujarnya.

Pemkot Gorontalo mendukung penuh surat edaran itu agar masyarakat, terutama kalangan PNS bisa beralih terhadap makanan pengganti beras, seperti singkong, jagung, ubi-ubian serta lainnya.

Sebelumnya Kementerian PAN dan RB mewajibkan penyajian menu tradisional pada rapat-rapat kerja yang digelar instansi pemerintah mulai 1 Desember 2014.

"Menu tradisional yang dihidangkan seperti singkong rebus, jagung rebus, misro, combro, ubi rebus dan sejenisnya," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman belum lama ini.

Dia menuturkan instruksi melalui Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2014 tentang Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Kerja Aparatur Negara, bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi dalam negeri dan kedaulatan pangan.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...