22 July 2018

Festival Jengkol Digelar di Bekasi

KONFRONTASI-Jengkol adalah makanan favorit banyak orang meski ada juga yang tak menyukainya. Jengkol ternyata bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan. Hal tersebut bisa dilihat dalam Festival Jengkol yang diadakan mulai dari Kamis (23/3/2018) sampai Minggu (25/3/2018) di Bekasi Trade Center Mal 2, Bekasi Timur, Jawa Barat mulai dari pukul 11.00 – 21.00 WIB.

Pada festival ini ada bazar makanan campuran jengkol dan non jengkol, lomba masak kreasi olahan jengkol, lomba pemilihan raja dan ratu jengkol, seminar wirausaha, dan ada beberapa acara hiburan.

Kamila selaku ketua panitia Festival Jengkol menjelaskan mengenai apa-apa saja yang ada pada acara tersebut.

“Untuk bazar makanan kita bedakan. Yang bagian kiri bagian khusus jengkol. Total menu kita ada hampir 50 menu jengkol dari berbagai olahan. Jadi jengkol itu bisa diolah sampe berpuluh-puluh menu. Ga ngebosenin kaya yang sering kita liat,” Kata Kamila, Sabtu (24/3/2018).

Sedangkan mengenai lomba masak kreasi olahan jengkol, ia mengatakan acara ini sudah dimulai dari hari Kamis yang diikuti 10 peserta.

“Sekarang ini kan lomba masih berbayar ya, jadi mungkin agak sedikit peminatnya. Tapi udah lumayan lah ya. Kedepannya kita akan bikin lombanya gratis supaya makin banyak yang dateng,” ucapnya.

Selain itu juga ada lomba raja-ratu jengkol dan juga seminar wirausaha yang bekerjasama dengan salah satu dinas terkait di Kota Bekasi.

“Jadi pemilihan lucu-lucuan aja sih nanti ada tes-tesnya juga. Salah satunya makan jengkol, Besok (Minggu) diadainnya. Selain itu ada seminar wirausaha bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi mengenai standar mutu keamanan pangan. Khususnya buat UKM umumnya buat ibu-ibu rumah tangga,” jelasnya.

Untuk pengisi acara hiburan, Ia berujar bahwa artis-artis yang mengisi di acara ini berasal dari pesera ASAL (Asli Atau Palsu) yang merangkap MC maupun lainnya.

“Ada banyak artisnya, ada Aziz Gagap KW, Andre KW, Ustad Maulana KW, Indro Warkop KW, Rico Ceper KW. Jadi KW semua, konsepnya lebih ke humor ya. Jadi dicampur bisa MC dan Stand up, dan juga hiburan parodi lagu. Besok untuk penutupan ada DJ, kebetulan ada DJ pemula dan dia mau berkontribusi untuk acara ini dari jam 11 sampe jam 4 selesainya besok,” ujarnya.

Mengenai tujuan acara tersebut, Kamila dan teman-teman panitia mengaku ingin lebih mengenalkan jengkol dan mengangkat citranya. Karena selama ini identik dengan makanan kampung.

“Pertama, Kita angkat bahwa sebenernya bukan orang kampung doang loh yang makan jengkol. Dari pejabat sampai artis tuh banyak yang suka jengkol, dan image jengkol yang bau itu membuat masyarakat tuh jadi anti duluan sama jengkol,” pungkasnya

“Yang kedua juga kita mau mengangkat nama jengkol ke mata dunia ya, kalau saat ini kita masih di Indonesia, mudah2an nanti kita bisa ke luar negri juga bahwa Jengkol sebagai makanan khas Indonesia.” tambahnya.[mr/poskota]

Tags: 
Category: 
Loading...