Bisakah Kita Terbebas dari Konsumsi Gula? Ini Jawaban Ahli

Konfrontasi - Sekarang ini sudah banyak orang yang sadar akan kesehatan, karenanya, mereka mulai mengatur pola makan. Salah satu asupan yang paling banyak dikurangi adalah gula. Bahkan, beberapa orang mulai sengaja tidak mengonsumsinya sama sekali.

Tapi, apakah kita bisa benar-benar lepas dari gula?

Ahli gizi mengatakan sangat tidak mungkin sepenuhnya berhenti mengonsumsi gula, dilansir dari Health.

"Semua karbohidrat terurai menjadi gula setelah kita memakannya. Tubuh kita mencerna dan memecah karbohidrat menjadi glukosa, gula sederhana, yang dapat diangkut ke seluruh tubuh, dan otak untuk diubah menjadi energi," kata Alissa Rumsey, MS, RD, penulis Unapologetic Eating.

Memang dalam makanan kaya kabohidrat yang mengandung serat, protein, dan lemak, glokusa akan dicerna dan diserap lebih lambat dari makanan yang 100% karbohidrat.

Tetapi tetap saja semua karbohidrat terbuat dari molekul gula yang dipecah menjadi glukosa.

Jadi, ketika seseorang melakukan 'detoksifikasi gula' dan memutus asupan gula tambahan serta buah-buahan tinggi gula, orang tersebut sebenarnya tidak mengurangi asupannya sama sekali. Mereka masih mendapatkan asupannya meski dalam bentuk yang berbeda.

Sementara itu, orang yang juga berhenti mengonsumsi karbohidrat dan mendapatkan semua kalori dari protein serta lemak tetap tidak bebas gula.

Sebab, tubuh akan menggunakan jalur metabolisme yang mengubah protein dan lemak menjadi glukosa untuk memberi tubuh dan otak 'bahan bakar'. Kesimpulannya, tubuh tidak akan bisa bebas dari gula. (swr/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...