10 December 2019

Biasa Ngopi, Tak Ngopi, Ini Efeknya!: Page 2 of 2

6. Senyum lebih indah
Kopi bersifat asam yang dapat mengikis enamel gigi dan menodainya dalam setiap sesapan. Dengan memangkas konsumsi kafein, ini bisa melindungi gigi dari erosi seumur hidup, sehingga gigi akan tampak lebih putih. Senyum pun jadi lebih indah!

7. Konstipasi
Pada dasarnya, kopi bisa menstimulasi pencernaan, sehingga kerap kali setelah meminumnya tak lama kemudian Anda langsung berhasrat ingin buang air besar. Namun, jangan khawatir, meski berhenti atau mengurangi minum kopi, Anda tetap bisa buang air besar secara rutin. Caranya adalah dengan memenuhi kebutuhan serat (ada dalam gandum utuh, sayuran, dan kacang-kacangan), banyak minum air putih, dan olahraga secara rutin.

8. Sulit konsentrasi
Berhenti minum kopi bisa bikin Anda merasa lelah dan mudah tersinggung, yang bisa menyebabkan menurunnya konsentrasi. Ini merupakan akibat kurangnya stimulan yang didapat dari kopi, seiring naiknya adenosin yang berperan dalam rasa lelah yang dirasakan.

Untuk mengatasinya, berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di “British Journal of Psychology” Anda bisa mengunyah permen karet mint untuk tetap membuat otak terjaga. Partisipan dilaporkan reaksi yang lebih cepat dan lebih akurat saat mengerjakan tugas, khususnya menjelang akhir sesi.

Nah, itulah hal-hal yang akan Anda alami jika berhenti atau membatasi minum kopi. Anda tak perlu sampai berhenti total minum kopi. Yang penting, konsumsilah dalam batasan tertentu — 2-3 cangkir per hari — dan tak usah menambahkan gula, krim, whipped cream, dan lain-lain.

Lain halnya jika Anda sedang hamil atau menderita penyakit mag, baiknya hindari kopi sama sekali. Jika memang ingin, konsultasikan hal ini dengan dokter terlebih dulu.[mr/jpnn]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...