21 June 2018

Hindari Makanan Ini Sebelum dan Sesudah Naik Pesawat

Konfrontasi - Pernahkah merasa kembung disaat Anda sedang melakukan penerbangan panjang? Kadangkala ketika berada di dalam kabin di ketinggian 30 ribu kaki sebenarnya adalah hal yang tak normal bagi manusia. Inilah alasannya mengapa kita sering merasa sangat lelah atau bahkan perut tak nyaman ketika turun dari pesawat.

Berada di ketinggian akan bisa menyebabkan meningkatnya produksi gas yang ada di dalam tubuh dan dapat memicu perut merasa kembung. Seringkali Anda merasa ingin kentut setiap waktu karena adanya peningkatan gas tersebut.

Sedangkan ketika duduk berjam-jam tentu akan bisa membuat tubuh menjadi merasa lesu dan lelah sampai Anda akhirnya harus bangkit serta turun dari pesawat.

Oleh karena itu, untuk dapat mengurangi akibat naik pesawat yang tak nyaman. Salah satu cara yang dapat dilakukan ialah untuk memperhatikan berbagai asupan makanan dan juga minuman. Memang beberapa jenis makanan cukup bersahabat dengan perut tetapi tidak sedikit pula yang justru bisa memperparah efek kembung dan lemas.  

Berbagai makanan yang bisa memicu produksi gas sebaiknya dapat dihindari dengan cara tidak mengonsumsinya baik sebelum atau setelah ada di pesawat. Dilansir dari Mirror, makanan seperti kacang polong kalengan, brokoli, kol, lentil dan juga permen karet yang justru dapat memperparah keadaan tidak nyaman di dalam perut.

Hindari juga makanan tinggi lemak serta yang digoreng dengan suhu tinggi atau deep-fried. Makanan tersebut akan dapat memberatkan kerja sistem pencernaan serta menyebabkan heartburn atau rasa panas pada dada dan juga gangguan pencernaan seperti sakit perut ataupun kembung.

Minuman berkafein dapat diminum sebelum penerbangan, tetapi batasi konsumsinya hanya satu cangkir kopi atau teh. Sedangkan untuk minuman beralkohol sangat tak disarankan.

Minum alkohol akan ditambah lagi lingkungan kabin yang memiliki kelembapan yang rendah akan dapat menurunkan sistem imun serta membuat Anda akan mudah terserang kuman penyebab pilek dan juga flu.

Pada saat di dalam pesawat untuk usahakan selalu minum minimal 250 ml air setiap satu jam sekali. Tekanan dan udara yang kering ada di dalam kabin akan bisa menarik kelembapan dari kulit Anda. Jadi disarankan untuk minum jauh lebih banyak air untuk nantinya bisa membantu membuat kulit tetap terhidrasi.

Air yang diminum sebaiknya air putih. Ketika di pesawat segeralah mintalah air mineral jika dibandingkan soda, jus, susu atau wine. Pilihlah makanan yang lebih banyak mengandung sayurannya.

Anda juga dapat menyiapkan camilan sendiri yang setidaknya dapat dibawa ke kabin, sebagai contohnya sayuran potong seperti paprika, wortel, ketimun atau buah dengan kandungan air yang tinggi seperti pir, apel, melon atau semangka.

Jika ternyata Anda tak sempat untuk menyiapkan buah atau sayuran potong, Anda dapat memilih cracker, energy bar, buah kering atau kacang tanah. Anda bisa membawa teh herbal yang ada di dalam tas serta mintalah air panas pada staf pesawat untuk dapat menyeduhnya.

Teh dengan memakai kandungan jahe atau peppermint yang cocok untuk dapat menghilangkan mual. Sementara chamomile juga akan membantu Anda relaks serta dapat lebih mudah untuk beristirahat. (trpngsnyn/mg)

Category: 
Loading...