Duh, Fairuz A Rafiq Nangis Usai Jadi Saksi Sidang Trio Ikan Asin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

KONFRONTASI -  Fairuz A Rafiq hadiri sidang kasus "Trio Ikan Asin" sebagai saksi di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan pada Senin, 27 Januari 2020.

Tangisnya pecah usai menjadi saksi di persidangan yang menyeret nama mantan suaminya, Galih Ginanjar.

Seolah tidak adil lantaran pertanyaan Majelis Hakim yang dirasa menyudutkan pihak Fairuz yang menjadi korban "Trio Ikan Asin".

Baca Juga: Ramalan Zodiak 28 Januari 2020, Leo Jangan Sampai Stres dan Libra Cobalah Tetap Fokus

Pertanyaan yang dilontarkan Hakim dan Penasehat Hukum di sidang tersebut dirasa melenceng lantaran membahas organ intim bukan fokus pada UU ITE.

Fairuz yang duduk seorang diri dihadapan Hakim merasa tersudutkan, menurutnya lontaran pertanyaan hakim dan pihak penasehat hukum "Trio Ikan Asin" membuatnya tertekan.

Saking tertekan, Fairuz hingga jatuh pingsan lantaran tidak terima lontaran pertanyaan yang diberikan dalam persidangan.

Baca Juga: Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Rumah Mewah di Bekasi

Merasa tidak terima, saudara Fairuz sekaligus pengacara yakni Ranny Fahd Ar Rafiq melontarkan kekesalannya usai Fairuz alami pingsan.

"Ngomong ke arah organ intim terus, sampai Fairuz kehantam psikologisnya akhirnya pingsan," tulis akun instagram @ranny.fahdarafiq.

Kekesalan Ranny di Instagram ditujukan untuk pihak yang melontarkan pertanyaan tak etis di dalam persidangan.

Baca Juga: Penuhi Panggilan Polisi, Adik Kriss Hatta Dicecar 43 Pertanyaan dalam 3 Jam

 

UNGGAHAN pengacara Fairuz terkait kekesalannya terhadap hakim.*
UNGGAHAN pengacara Fairuz terkait kekesalannya terhadap hakim.*

 

"Ya Allah punya istri enggak sih, lahir dari perempuan enggak sih? kok tega ya psikologis perempuan tentang organ intim terus menerus," tulis Ranny.

Menilik ke belakang, laporan yang dilayangkan pihak Fairuz adalah Undang-Undang ITE lantaran Galih Ginanjar melontarkan kata-kata yang dirasa menghina harga diri wanita dan diunggah di akun YouTube milik Pablo Benua dan Rey Utami.

Namun bukan masalah UU ITE yang ditanyakan, hakim dan penasehat hukum melontarkan pertanyaan yang menjurus pada organ intim.(jft/PR)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...