19 January 2020

Songket Silungkung Siap Tembus Pasar Internasional

KONFRONTASI -  Songket Silungkang siap menembus pasar Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dan Amerika. Songket Silungkan lantas bakal menjadi warisan dunia.

"Sudah ada penjajakan kerja sama dengan salah seorang pengusaha sekaligus pemerhati songket Silungkang, yang akan membawa potensi lokal ini untuk dipamerkan di beberapa kota dunia," jelas Wali Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) Ali Yusufa di Sawahlunto, Sabtu (29/08/2015).

Kualitas songket silungkang memenuhi syarat jual di pasar dunia internasional, karena keunikan serta keragaman motif dan nilai sejarah merupakan kearifan lokal masyarat sawahlunto sejak berabad-abad silam, terhitung zaman penjajahan Belanda. "Fakta tersebut cukup menjadi dasar dalam membangun strategi pemasaran songket silungkang ke tingkat yang lebih luas, sebagai langkah awal penguatan IKM kota ini dalam menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga yakin kerajinan songket silungkang sanggup menggeliatkan ekonomi masyarakat dan mampu menembus pasar-pasar internasional. "Tinggal lagi bagaimana menjaga kualitasnya yang sudah baik itu tetap terjaga, salah satunya dengan mendaftarkannya ke Badan Standarisasi Nasional sebagai referensi awal dalam menetapkan standar kualitas minimal untuk peningkatan kualitasnya kedepan," tegas Puspayoga.

Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Emilia Suhaimi menambahkan bahwa songket Silungkang akan menjadi warisan budaya dunia dari Indonesia UNESCO. "Nanti 'kick off' untuk songket agar bisa mengikuti jejak batik akan dilaksanakan pada Oktober di Palembang," papar Emilia

"Songket tersebut, kata Emilia, harus diintegrasikan pada para pelaku mode agar bisa terus mengikuti perkembangan zaman. Songket ini sudah mulai dilirik jaringan mode Shafira dan akan berpameran di Paris dan New York," imbuh dia.

Songket Silungkang merupakan tenunan dasar berciri warna merah tua, hijau tua atau biru tua. Motif ragam hiasnya dibentuk dengan benang mas, perak, juga benang berwarna lainnya. Ada dua macam kain songket, yaitu kain songket ragam hias benang berwarna mas dan kain songket ragam hias bukan dari benang berwarna emas.  (Juft/Inilah)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...