Perempuan Dapat Berkreativitas Tanpa Harus Tinggalkan Rumah

KONFRONTASI-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mendukung dan mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru yang dimulai dari produk yang dihasilkan dan dikerjakan di rumah yang dikenal sebagai industri rumahan.

"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong kebijakan pengembangan industri rumahan melalui pemberdayaan perempuan dalam sistem ekonomi rumah tangga," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana S. Yembise melalui siaran pers di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan, salah satu keuntungan dari industri rumahan antara lain, perempuan dapat berproduksi tanpa harus meninggalkan rumah.

Bahkan untuk industri rumahan yang maju, dapat menyerap tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja.

Selain itu, dengan adanya kemajuan teknologi, maka produknya juga dapat dipasarkan dari rumah melalui internet.

"Kebijakan ini juga menjadi bagian dari integrasi agenda prioritas Pemerintah Jokowi-JK untuk mempersiapkan SDM muda jelang bonus demografi agar mereka siap untuk ikut membangun Indonesia menjadi negara yang maju sejahtera di tahun 2015-2030," katanya.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui strategi pengarusutamaan gender, senantiasa mendorong dan mendukung SDM atau para perempuan untuk terus berkarya.

"Selain itu, memanfaatkan potensi yang ada, baik di rumah maupun di luar rumah, karena yang harus diperhatikan adalah kreativitas, keterampilan dan bakat individu," katanya.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA