Wall Street Turun Mengantisipasi G20 Setelah Sempat Naik Akibat Rilis Risalah The FedNR

KONFRONTASI -   Saham perbankan memberati langkah kenaikan bursa Amerika Serikat (AS) yang sempat menguat akibat catatan rapat Federal Reserve yang menunjukkan bahwa bank sentral mulai membuka perdebatan kapan kenaikan suku bunga akan berhenti.

Kamis (29/11), Dow Jones Industrial Average turun 0,11% ke level 25.338. Indeks S&P 500 pun turun 0,22% ke 2.737,76. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,25% ke 7.273,95. Ketiga indeks ini masih mencatat kenaikan masing-masing 2,51%, 2,40% dan 5,36% sejak awal tahun.

Catatan rapat The Fed yang dirilis kemarin menunjukkan hampir seluruh anggota dewan The Fed sepakat kenaikan suku bunga akan dilakukan segera. Tapi para pejabat bank sentral AS ini juga menandai serangkaian masalah yang bisa membebani outlook ekonomi.

Risalah ini sempat mengerek pasar saham yang hari sebelumnya telah melonjak. Rabu, Wall Street pun melonjak setelah Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell menunjukkan sinyal bahwa siklus normalisasi suku bunga mendekati babak akhir.

 

"Pandangan The Fed jauh-jauh lebih dovish daripada sebelumnya. Bank sentral juga mengisyaratkan akan lebih berpatokan pada data daripada hanya mengikuti patokan kebijakan tertentu untuk menaikkan suku bunga ke rata-rata normal secara historis," kata Matthew Keator, partner Keator Group kepada Reuters.

Menjelang akhir pekan ini, pasar saham pun lebih berhati-hati. Investor menanti pertemuan G20 di Buenos Aires, terutama pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk mendiskusikan perdagangan.(Jft/Kontan)

  

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...