Upaya untuk Mendapatkan Pinjaman DANA NATIONAL STANDARD FINANCE (NSF) Insya Allah Diridhoi Gusti Allah SWT.

KONFRONTASI- Sebenarnya saya tidak membutuhkan dana trilyunan US dollar. Standar hidup saya sangat sederhana, maklumlah umur sudah hampir 65 tahun. Saya berdua istri bukan orang yang suka macam2, bukan juga orang yg suka mengejar dunia, jadi sebagian besar waktu kami berdua dalam menunggu maut hanya mengerjakan ibadah ritual saja.

Tahu2 Allah swt membuat saya jadi penasihat perwakilan NSF yang punya DANA TUNAI sekitar $6Trilyun. Tahu2 juga saya diminta pengusaha Malaysia-Filipina-Brunei utk membantu mereka dalam proses pinjaman $57 milyar dari NSF. Tahu2 saya ikut membantu LANGSUNG proses tsb di Kuala Lumpur, sekarang PERSETUJUAN KUOTA PINJAMAN $57 milyar dari NSF SUDAH DISETUJUI. Pihak peminjam sekarang sedang menyiapkan persyaratan untuk PENCAIRAN DANANYA.
Berdasarkan pengalaman LANGSUNG tersebut, saya jadi PAHAM dan YAKIN cara2 meminjam dana NSF tersebut.
Selama serangan covid 19, berbagai sektor mengalami DAMPAK NEGATIF, termasuk sektor EKONOMI, Sosial, Politik dan HANKAM.
Saya kemudian dibantu media online Beningnews dan Konfrontasi TERUS MENERUS menawarkan dana NSF ke pemerintah dg jaminan TIDAK KENA BUNGA, TIDAK PAKAI AGUNAN DAN TIDAK ADA BATAS WAKTU. Syaratnya hanya membolehkan saya dengan Dr Richard Claproth (Staf khusus Kepala Bappenas) dan Pak Eko Suharto ( Presdir INDOKO MITRATAMA SEJAHTERA/IMS, yg jadi perwakilan NSF), utk melakukan FINANCE ENGINEERING(FE) DAN ROLLING PROGRAM(RP). Insya Allah dg cara FE dan RP yg dilakukan dg DUKUNGAN BANK2 BUMN, kita akan dapat pinjaman $ 2Trilyun secara bertahap selama 30th atau lebih, TANPA BAYAR BUNGA, TANPA AGUNAN DAN TANPA BATAS WAKTU PENGEMBALIAN.
Tapi sampai 2 bulan ini tawaran2 saya TIDAK DIGUBRIS sama sekali. 
Niat saya adalah MEMBANTU RAKYAT YANG SUSAH, jadi walaupun rezim penguasa tidak mau pinjam dana NSF, saya tawarkan dana NSF ini pada sahabat2 yang punya HUBUNGAN LANGSUNG dg para KORBAN KRISIS EKONOMI. Alhamdulillah mereka mau dibantu, jadi niat dan semangat yang tadinya sudah kendor menyala kembali.
Sahabat2 tsb saya minta menjadi koordinator2 utk MELADENI DAN MEMBIMBING berbagai pihak yg butuh dana.
Mereka adalah pak Windhu Hidranto yg menjadi koordinator dalam meladeni semua Kepala Daerah yg butuh dana (kuotanya $600milyar).
Pak Sam Maulana Akbar dan Pak Ari Fachry yang khusus menangani organisasi UMKM semua jenis dan pelaku, termasuk koperasi2 TNI POLRI BIN BAIS, APKLI, APPTI dll (kuotanya $500 milyar).
Pak Daeng Wahidin utk organisasi2 Serikat Pekerja (kuotanya $300milyar).
Pak Irwan Ardi Hasman utk semua anggota KADIN (kuotanya $300 milyar)
Pak Agustanzil utk organisasi pengusaha2 besar dan asosiasi profesi serta utk organisasi2 lintas agama (kuotanya $300milyar).
Ternyata hambatan yang dihadapi para sahabat tersebut sangat berat, tapi mereka terus berusaha agar Pemerintah mau membantu dan mengizinkan agar mrk bisa dapat pinjaman dari NSF SECARA BERTAHAP SELAMA 30 TAHUN.
Pak Daeng Wahidin dan organisasi Serikat Pekerja yg JUTAAN anggotanya di PHK menjadi motor utama dalam menghadapi hambatan2 birokrasi. Saya sebagai orang tua hanya bisa bantu doa saja agar pemerintah mau mengabulkan permohonan JUTAAN pekerja tersebut.
Setelah hampir 1 bulan menunggu, saya mulai ragu pada keberhasilan perjuangan para sahabat tersebut.
Akhirnya saya putuskan utk MELAKUKANNYA SENDIRI, saya yakin insya Allah akan berhasil, karena saya sudah khatam cara mendapatkan pinjaman NSF tersebut.
Tahap pertama yang saya lakukan adalah mengumpulkan SEMUA KOMPONEN YANG DIBUTUHKAN.
Saya tahu bahwa utk memproses pinjaman ini AGAR TANPA BUNGA, TANPA AGUNAN DAN TANPA BATAS WAKTU, hanya bisa jika dilakukan dengan FE dan RP, jadi saya kontak Dr Richard Claproth ahli FE dan RP agar sudi menolong saya. Alhamdulillah beliau bersedia, bahkan jika saya butuh Bonds utk agunan beliau punya akses ke para pemilik dan pemain Bonds. Beliau pernah menjadi dosen FE di Harvard dan Brandeis University, jd reputasi dan kredibilitas beliau didunia keuangan dan perbankan internasional TIDAK PERLU DIRAGUKAN.
Saya juga mengupayakan adanya dana operasi yang memadai, alhamdulillah saya diberi izin utk memakai rumah2 mewah salah satu tokoh nasional senior SEBAGAI AGUNAN dalam menjamin dana operasi yang akan saya butuhkan. Satu rumah suhu saya tersebut minimum $3juta. Jadi JIKA ADA PIHAK YANG BUTUH PINJAMAN dana NSF sebesar minimum $1 milyar, tapi tidak punya kemampuan menyediakan agunannya, CUKUP menyetor ke saya $3 juta dan saya jamin dg rumah suhu saya tersebut. Saya tentu tidak akan mau melakukan hal ini JIKA TIDAK YAKIN PASTI DAPAT PINJAMAN.
Saya juga menghubungi sahabat2 yang punya AGUNAN atau bisa membantu saya dalam mengadakan AGUNAN dari bank2 utama yg agunannya DITERIMA OLEH NSF.
Untuk underlying project nya saya dibantu oleh sahabat saya Pengurus2 KADIN dan Pengusaha2 alumni ITB yg punya SEGUDANG proyek matang. Jadi semua urusan terkait proyek, perusahaan pelaksana, kantor perusahaan, staf yg ahli dan para pihak yg mendukung operasional proyek TIDAK MASALAH.
Sebagai PAYUNG CADANGAN, saya kontak sahabat saya yang kaya tapi baik pada saya agar berkomitmen utk memberi saya bantuan PINJAMAN DANA MILIK KELUARGANYA, sebagai dana cadangan jika NSF ternyata WANPRESTASI. Alhamdulillah saya diberi HAK MEMAKAI DANA CASH milik keluarga sahabat saya tersebut sebesar $200juta JIKA SAYA BUTUHKAN.
Sebagai langkah realisasi awal, saya HARUS PUNYA TRACK RECORD sebagai orang yang PERNAH MENCAIRKAN DANA RAKSASA. Puji Tuhan, Allah swt MENDADAK memberi saya proyek yg posisi saya adalah sbg KONEKTOR. Proyek ini PASTI terkait dg NIAT SAYA utk pinjam sendiri dana NSF, karena waktunya BERSAMAAN dg kebutuhan saya agar PUNYA REPUTASI PERNAH MENCAIRKAN DANA BESAR.
Proyek yg Allah datangkan adalah proyek investasi €10Milyar yg sdh lama diurus utk masuk Indonesia tapi tdk pernah berhasil.
Saat ini Indonesia sedang SANGAT BUTUH DANA, jadi saya kontak sahabat saya yg bekerja di salah satu institusi terkuat di Indonesia utk membantu saya dalam proyek investasi €10Milyar tsb. Alhamdulillah sahabat baik saya tersebut LANGSUNG menyanggupi dg syarat SEMUA HARUS TRANSPARAN. 
Saat ini proyek tersebut sedang diproses dan semua sepakat tugas saya sebagai konektor sudah selesai, dilanjutkan sebagai tukang mendoakan agar proyek tersebut sukses selekasnya setelah idul fitri.
Saya yakin jika Allah swt berkehendak, NIAT SAYA UTK MEMINJAM SENDIRI DANA NSF, INSYA ALLAH AKAN TEREALISASI.
Saya niatkan akan memakai dana pinjaman tersebut utk menolong rakyat SECARA LANGSUNG, jadi saya tidak terikat oleh siapapun juga. INSYA ALLAH.

Oleh Ir Imbang Djaja, alumnus Teknik Geologi ITB dan ARCO, Amerika   

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...