Terdampak Covid-19, 1,1 Juta Nelayan Bakal dapat BLT

Konfrontasi - Sebanyak 1,1 juta nelayan di Indonesia terdampak wabah Covid-19. Mereka akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah mulai Juli 2020.

Deputi Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Safri Burhanddin mengatakan, awalnya ada ketidakcocokan data nelayan antara Kementerian Maritim dan Investasi dan Kementerian Sosial.

"Setelah sinkronisasi data antara Kemenko Marves dengan Kementerian Sosial dari 1,1 juta nelayan yang terdampak (Covid-19) hanya 20 persen yang masuk basis data," kata Safri, Minggu (31/2/2020).

Dia mengungkapkan saat rapat terbatas dengan Presiden Joko Jokowi pada Jumat (29/52020) lalu, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan mengusulkan penambahan anggaran bagi nelayan yang tidak masuk dalam basis data Kemensos. Nilai penambahan anggaran mencapai Rp1,2 triliun.

Safri melanjutkan, mekanisme pemberian BLT mirip dengan BLT dana desa yang diberikan per keluarga. Mereka akan memperoleh BLT selama enam bulan alias akhir tahun 2020. Selama tiga bulan pertama (Juli-September), nelayan akan memperoleh BLT Rp600.000 dan tiga bulan berikutnya (Oktober-Desember) sebesar Rp300.000.

"Kenapa enggak (diberikan) langsung (semua) karena kata Menkeu (Sri Mulyani) nanti itu jadi konsumtif," ujarnya.

Pemerintah, kata Safri, akhirnya memutuskan untuk memberikan BLT karena jauh lebih efektif dibandingkan subsidi tidak langsung. Lewat BLT, daya beli nelayan diharapkan bisa meningkat. (inws/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA