20 August 2018

Tenang, hingga 31 Oktober Kartu E-Toll Dibagi Gratis

Konfrontasi - Pemerintah bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan penerbit kartu uang elektronik (E-Toll) mengratiskan pembelian E-Toll. Biaya kartu sebesar Rp 20 ribu, tidak lagi dibebankan ke masyarakat dan ditanggung oleh BPJT dan bank.

Jadi, ketika konsumen membeli E-Toll di pintu tol, hanya harus membayar dengan saldo yang diinginkan.

Seperti dikutip Liputan6.com, Jumat (20/10/2017), dengan ini 1,5 juta kepingan uang elektronik diharapkan bisa tersalurkan ke seluruh Indonesia. Dengan kebijakan kartu gratis di beberapa pintu tol di Jakarta, pembelian kartu uang elektronik mengalami peningkatan.

Seperti yang terlihat di Pintu Tol Semanggi Dua, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Selain melayani pengguna tol yang hendak melintas, petugas tol juga melayani pembelian kartu uang elektronik.

Hal yang sama juga terlihat di Pintu Tol Kuningan Satu, Jakarta Pusat. Bahkan di pintu tol juga sudah diumumkan bahwa sejak 31 Oktober 2017 nanti, transaksi tunai tidak lagi dilayani.

Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Pungky Purnomo Wibowo menjelaskan, program ini untuk mendukung transaksi nontunai di jalan tol.

"Gratis kartu tol Rp 20 ribu, bukan saldo, saldo tetap bayar," kata dia seperti dikutip dari Bisnis Liputan6.com di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Punky menjelaskan, program ini akan berlangsung hingga 31 Oktober 2017, dan program ini sudah menjadi kesepakatan antara bank dan BUJT. (lptn6/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...