Tambah 30 Rute Penerbangan, Garuda Genjot Utilitas Pesawat

Konfrontasi - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal menambah 30 rute baru tahun ini guna menggenjot utilitas pesawat.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan rute yang bakal ditambah mencakup jalur domestik dan internasional.

Namun, dia enggan merinci wilayah mana saja yang bakal dirambah lewat penambahan rute. Yang jelas, Garuda membidik rute baru yang tergolong sarat penumpang.

"Ini kan terkait slot, yang pasti dua rute itu ke China, Zhengzhou-Denpasar (PP) dan Xi’an-Denpasar (PP)," jelasnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (7/1/2018).

Ikhsan mengakui, China memang menjadi salah satu fokus perseroan karena potensi pasar yang menggiurkan.

Ikhsan mengatakan, saban tahun, 120 juta warga China melancong ke luar negeri. Dari jumlah tersebut, yang melawat ke Indonesia baru mencapai kisaran satu juta sehingga terdapat ruang pertumbuhan yang masih bisa digarap.

Menurut Ikhsan, tambahan dua rute ke China membuat jaringan Garuda menyentuh lima kota di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Adapun untuk rute Zhengzhou-Denpasar (PP) dan Xi’an-Denpasar (PP), Garuda terbang 5 kali dalam sepekan.

Di dalam negeri, Garuda membidik tambahan rute baru ke Kawasan Timur Indonesia (KTI). Garuda juga akan menggarap rute ke kota-kota satelit yang menjadi pengumpan bagi kota-kota pengumpul (hub) seperti Medan dan Makassar.

Ikhsan yakin penambahan rute dan penambahan frekuensi bakal mendongkrak utilitas armada Garuda. Per November 2017, utilitas pesawat Garuda mencapai 10 jam 19 menit, meningkat dari 9 jam 39 menit di periode 2016.

Ikhsan menggambarkan, Garuda mencetak frekuensi penerbangan di kisaran 600 kali per hari dari jumlah armada sebanyak 144. (bsns/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...