19 September 2019

Sulut Ekspor Jutaan Ton Ikan Kayu ke Empat Negara Sahabat

Konfrontasi - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Jenny Karouw mengatakan, pada tahun 2014 provinsi tersebut mengekspor jutaan ton ikan kayu ke empat negara sahabat.

"Empat negara sahabat itu adalah Jepang, Afrika Selatan, Taiwan dan Amerika Serikat," kata Jenny, di Manado, Selasa (3/3).

Jenny mengatakan, ada sebanyak 2,39 juta ton ikan kayu diekspor ke empat negara tersebut, dan mampu menyumbang devisa sebesar 29,17 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Ia mengatakan, paling banyak ikan kayu diekspor ke Jepang sebanyak 2,29 juta ton dengan sumbangan devisa sebesar 28,41 juta dolar AS.

Kemudian ke Afrika Selatan sebanyak 92 ton dengan nilai 682.952 dolar AS, ke Taiwan sebanyak 11,2 ton dengan sumbangan devisa sebesar 63.428 dolar AS, dan Amerika Serikat sebanyak 1,25 juta ton dengan sumbangan devisa sebesar 13.127 dolar AS.

Permintaan ikan kayu dari ke empat negara tersebut terjadi hampir tiap bulan, lebih kontinu dibandingkan dengan negara lain, kata Hasudungan.

Ia mengatakan, ikan kayu diolah kembali menjadi berbagai produk pangan khas negara itu, kemudian menjadi bumbu hingga parfum.

"Produk ikan kayu, telah diproses melalui pembakaran pada suhu tertentu sehingga dihasilkan komoditas yang sudah mengeras seperti kayu, tetapi tahan meski disimpan lama," katanya.

Ikan kayu asal Sulut memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lain, karena rasa dan tekstur ikan dengan kualitas baik. Selain negara-negara di Asia menjadi tujuan ekspor ikan kayu asal Sulut, juga diekspor ke Eropa, Afrika dan Amerika Serikat.

Pemerintah akan terus memfasilitasi para pengekspor asal Sulut, agar mampu memenuhi permintaan pasar luar negeri dan negara tujuan semakin banyak, katanya.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...