Stok Beras di Kepulauan Talaud Masih Cukup Aman

Konfrontasi - Perum Bulog Divisi Regional Sulut menyatakan stok beras di Kabupaten Kepulauan Talaud masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pesisir daerah itu hingga lima bulan ke depan.

"Stok beras di gudang yang berada di Kabupaten Talaud cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan Agustus 2015," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulut, Yayan Suparyan di Manado, Selasa (24/3).

Yayan mengatakan stok tersebut akan memenuhi permintaan masyarakat baik untuk penyaluran beras masyarakat miskin (raskin) dan cadangan beras pemerintah serta penyaluran dalam rangka operasi pasar.

"Jadi diharapkan masyarakat di pesisir Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe maupun Sitaro tidak perlu khawatir," jelasnya.

Karena berada di kepulauan, katanya, pengiriman beras di wilayah tersebut sangat diprioritaskan.

Yayan mengatakan di gudang Bitung, stok beras Bulog juga telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan hingga lima bulan ke depan.

Ia menambahkan walaupun Sulut bukan daerah produsen atau surplus beras namun Bulog optimistis target pembelian beras petani tahun 2015 akan cukup baik.

"Daerah produsen beras di Sulut hanya di Kabupaten Bolaang Mongondouw (Bolmong) namun ada juga Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Induk, paling banyak dibeli dari Bolmong," jelas Yayan.

Harga pembelian beras oleh Bulog Sulut, katanya, diterima di pintu gudang Bulog Rp7.300 per kilogram, yakni naik dari harga sebelumnya Rp6.600 per kg.

Menurut dia, harga tersebut sudah cukup memadai sehingga pihaknya sangat yakin penyerapan beras petani akan tercapai.(akl/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...