September: Jokowi, Kapan Ekonomi Meroketnya?

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon khawatir rupiah akan dibandrol hingga Rp 15 ribu  jika pemerintah tidak menangani serius.

"Kalau rupiah tembus 15 ribu per dolar AS, bisa-bisa rakyat minta reformasi jilid II," kata Waketum DPP Partai Gerindra itu di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Kalau rupiah tembus Rp 15 ribu, menurut dia, akan banyak perusahaan malakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran menumpuk lagi.

"Buruh jadi berhenti, itu harus ditangani serius, itu sudah titik terendah dari 1998, waktu huru-hara Mei itu di level Rp 13 ribu loh, itu sudah terlalu jauh, kalau tidak diantisipasi ya saya khawatir," jelasnya.

Dia menegaskan, kondisi saat ini sangat dibutuhkan leadership dan bukan blusukan dan pencitraan untuk mengantisipasi semakin terpuruknya perekonomian Indonesia yang berpengaruh kepada nilai tukar rupiah.

"Perlu iklim yang kondusif untuk perbaiki ekonomi, koordinasi yang ada belum terjadi dan justru berdebat di depan publik," tegasnya.

Fadli juga mempertanyakan soal pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan perekonomian Indonesia akan bangkit kembali.

"Bahkan Jokowi pernah bilang sambil nunjuk tangan eknomi Indonesia akan meroket, nah ni kan sudah Septmber, lalu kapan meroketnya?" pungkas Fadli.[rm/ian]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...