Saingi Pertamina, PT Vivo Klaim Harga Elpiji Miliknya akan Lebih Murah

Konfrontasi - Corporate Communication PT Vivo Energi Indonesia Maldi Aljufrie menyatakan pihaknya akan menjual elpiji kepada masyarakat luas setelah muncul dengan proyek SPBU-nya. Nantinya, elpiji tersebut akan dijual dengan harga yang lebih murah dibanding elpiji milik PT Pertamina.

"Melalui afiliasi atau anak usaha PT Vivo Energy yaitu PT Sierra Nusa Gas akan menjual LPG di kawasan awal yaitu Jawa bagian Timur," kata Maldi Aljufrie di Jakarta seperti dikutip Antara, Jumat (24/11/2017).

Elpiji milik Vivo akan dinamakan Nusagas berwarna tabung jingga, dengan ukuran 4,5 Kg seharga Rp 25.500 per tabung, ukuran 8 kg senilai Rp 56.000, kemudian ukuran 15 kg dijual Rp 110.000. Sedangkan pada ukuran tabung 60 kg akan diberikan nominal harga Rp 460.000.

Menurutnya, produk Nusagas tersebut telah melalui uji tabung serta keamanan berkali-kali. Tingkat panas yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik. "Harga tersebut merupakan harga akhir, atau harga yang ditawarkan kepada konsumen," imbuhnya.

Dia menambahkan, harga-harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan milik Pertamina. Di mana elpiji ukuran 3 kg Pertamina memiliki harga kisaran Rp 15.500, dengan kategori subsidi. Sementara, elpiji Pertamina ukuran 12 kg harga di tingkat agen di pulau Jawa adalah pada angka Rp 129.000, sedangkan jenis Nusagas yang mendekati adalah ukuran 15 kg.

Nusagas direncanakan akan diluncurkan sebelum akhir tahun. Namun, baru bisa dijual pada triwulan pertama 2018, atau awal Januari 2018 sebab masih terkendala dalam administrasi. (mrdk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...