20 June 2018

Rupiah Melemah, Fadli Zon Ingatkan Pemerintah Soal Ancaman Krisis Ekonomi

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengingatkan pemerintah Jokowi-JK untuk berhati-hati terhadap pelemahan nilai tukar Rupiah yang terjadi sejak Februari 2018. Pelemahan Rupiah terhadap USD ini menurutnya bisa memicu terjadinya krisis ekonomi di Tanah Air.

Fadli Zon mengungkapkan, jika belajar dari pengalaman sebelumnya, pelemahan Rupiah merupakan salah satu pemicu terjadinya krisis.

"Menurut saya PR (pekerjaan rumah) yang harus dipikirkan, S&P mengatakan bisa tembus sampai Rp 15.000 per USD. Jangan lupa krisis itu selalu dimulai dari depresiasi Rupiah. Ketidaktahanan Rupiah kita hadapi USD itu pada 20 tahun lalu mengakibatkan krisis berkepanjangan dna mengakibatkan pada krisis politik," ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Namun jika memang Rupiah ini bisa tembus hingga level Rp 15.000 per USD, maka sudah sangat berbahaya. Oleh sebab itu, Fadli Zon meminta pemerintah segera memikirkan cara untuk membuat rupiah kembali menguat dan stabil.

"Kalau sampai tembus Rp 15.000 menurut saya itu sangat membahayakan. Jadi harus dipikirkan cara. Menurut saya ya pemerintah harusnya mikir, menteri-menteri terkait dan Gubernur BI. Intervensi-intervensi dan sebagainya kan saya dengar sudah dilakukan tetapi tidak bisa menahan laju, bahkan kita seperti membakar uang," kata dia.

Informasi saja, nilai tukar Rupiah terhadap USD bergerak di level Rp 13.700-an per USD. Pagi tadi, Rupiah dibuka di Rp 13.749 atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.752 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat melemah tipis di Rp 13.743 per USD di awal perdagangan. Namun, di penutupan hari ini Rupiah sedikit menguat di Rp 17.734. (mrdk/mg)

Category: 
Loading...