Rupiah Diprediksi Bergerak Stabil Hari Ini: Page 2 of 2

Dolar AS sempat tertekan oleh penguatan mata uang euro akibat kemenangan Emanuel Macron dalam pemilihan umum presiden Prancis.

“Hal ini membuka kesempatan bagi rupiah untuk menghijau,” tuturnya saat dihubungi, Jumat (12/5/2017).

Sentimen lain yang menekan dolar AS ialah pemecatan Direktur FBI James Comey oleh Presiden Donald Trump pada Rabu (10/5). Comey dinilai tidak becus dalam menyelidiki keterlibatan Rusia dalam pemilu AS pada November 2016.

Dari sisi internal, mata uang Garuda ditopang membaiknya sejumlah data ekonomi. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada April 2017 meningkat menjadi sebesar 123,7, lebih tinggi dibandingkan 121,5 pada bulan sebelumnya.

Surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal I/2017 mencapai US$4,5 miliar, relatif sama dengan surplus yang tercatat pada triwulan sebelumnya. Hasil tersebut mendorong peningkatan posisi cadangan devisa dari US$116,4 miliar pada akhir triwulan IV 2016 menjadi US$121,8 miliar pada akhir triwulan I 2017.

Jumlah cadangan devisa cukup untuk membiayai kebutuhan pembayaran impor dan utang luar negeri pemerintah selama 8,6 bulan dan berada di atas standar kecukupan internasional.

Selain itu, hasil survei penjualan eceran yang dilakukan BI memperkirakan, indeks penjualan riil (IPR) April 2017 akan tumbuh 5,4% year on year (yoy). Data ini melanjutkan tren kenaikan yang sudah terjadi pada Maret 2017 sebesar 4,2% yoy.

Sentimen domestik yang dinilai negatif ialah penetapan Basuki Tjahaja Purnama sebagai terdakwa pelaku penistaan agama dengan hukuman penjara dua tahun. Hal ini cukup mencemaskan pelaku pasar perihal berkurangnya arus dana masuk dari investor asing.

Menurut Agus, pada pekan depan mata uang rupiah bergerak stabil di dalam rentang Rp13.250—Rp13.450 per dolar AS. Pergerakan tersebut relatif sama seperti sejak awal 2017.

Data domestik yang ditunggu pasar pada pekan depan ialah neraca transaksi berjalan periode kuartal I/2017. Defisit diperkirakan menurun menjadi US$1,5 miliar dolar dari US$1,8 miliar pada kuartal IV/2016.

Adapun sentimen eksternal yang diwaspadai ialah data-data ekonomi AS, seperti angka inflasi, klaim pengangguran, dan kinerja properti.

Pergerakan nilai tukar rupiah Pukul 08.00 WIB hari ini, Senin (15/5/2017), dibuka menguat 0,08% atau 10 poin ke Rp13.320 per dolar AS pada perdagangan pertama pekan ini,[mr/bns]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...