Proyek Jalan Tol Lintas Selatan Dimulai, Ini Permintaan Bupati Kebumen

Konfrontasi - Jalan tol lintas selatan nantinya akan melintang dari Bandung hingga Yogyakarta. Proses pembangunan tol itu sudah dimulai dari daerah Pejagan, Bandung.

Rencananya, pembangunan tol pada segmen ini akan menghubungkan Bandung hingga Cilacap. Untuk selanjutnya, pembangunannya akan menghubungkan Cilacap-Yogyakarta.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfuz sudah mendengar kabar pembangunan tol ini. Ia menyambut baik pembangunan itu. Namun di saat bersamaan dia juga mengkhawatirkan kondisi pariwisata dan perekonomian masyarakat yang banyak ditunjang dengan keberadaan Jalan Lintas Selatan.

Dikutip dari merdeka.com, Sabtu (29/02/2020), Bupati Kebumen memiliki dua permintaan terkait pembangunan tol itu.

Membangun Exit Tol

Yazid meminta untuk dibangun tiga buah exit tol di wilayah Kebumen jika jalan tol Cilacap-Yogyakarta jadi dibangun. "Satu di Ayah. Kemudian satu lagi di tengah dan di timur," ujar Yazid.

Menurut Yazid, keberadaan exit tol itu penting untuk mempermudah akses Kebumen ke wilayah lain. Hal ini dikarenakan Kebumen memiliki bentang yang cukup luas dari barat ke timur.

Keberadaan exit tol itu juga memudahkan akses pengendara untuk bisa mengunjungi tempat-tempat wisata di Kebumen dan juga sentra-sentra industri yang ada di sana. "Kalau tidak ada exit tol nanti wisata kita bisa mati," kata Yazid.

Membangun Rest Area

Pembangunan rest area adalah permintaan kedua dari Yazid. Menurutnya, dengan dibangunnya rest area, warga Kebumen akan merasakan dampak langsung dari pembangunan tol itu.

Pada rest area tersebut, pemerintah kabupaten akan memberikan fasilitas khusus dengan membuka gerai-gerai yang menjual produk lokal. Dengan dibangunnya gerai-gerai itu di rest area, diharapkan produk asal Kebumen dapat dikenal luas.

Meningkatkan Sektor Industri

Keberadaan jalan tol diharapkan akan meningkatkan sektor industri di Kabupaten Kebumen. Beberapa waktu terakhir, banyak perusahaan manufaktur yang memindahkan pabriknya ke wilayah Jawa Tengah.

Hal ini dikarenakan biaya operasional di sana cenderung lebih murah. Salah satu industri yang akan membangun pabrik di Kabupaten Kebumen adalah pabrik garmen.

Total investasinya menembus angka triliunan rupiah. "Saya sudah menandatangani MoU dengan sejumlah perusahaan manufaktur." ungkap Bupati Kebumen.

Menurutnya, investasi dalam bidang padat karya seperti garmen akan mengurangi pengangguran. "Bohong kalau angka pengangguran turun tanpa kita berusaha untuk mendatangkan investasi," jelas Yazid. (mrdk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...