Permintaan Meningkat Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Konfrontasi - Permintaan masyarakat ibu kota akan bawang merah kian meningkat menjelang Lebaran. Imbasnya di sejumlah pasar DKI Jakarta, harga bumbu dapur favorit ini melonjak hingga jadi Rp70.000 per kilogram (Kg)

"Memang permintaan bawang merah lagi tinggi. Di pasar DKI sekarang bahkan di jual Rp70.000 per kilogram," kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri, dilansir Merdeka.com, Sabtu (23/5/2020).

Menurutnya, lonjakan harga jual bawang di pasar tradisional ibu kota diakibatkan tingginya permintaan masyarakat untuk konsumsi saat Lebaran.

Selain itu, lonjakan harga bawang katanya juga disebabkan oleh koordinasi yang lemah antar lembaga kementerian terkait di tubuh pemerintah. Sebab, kenaikan harga seharusnya dapat diantisipasi mengingat sejumlah sentra wilayah penghasil bawang mengalami penurunan produksi.

"Kan harusnya sudah diprediksi saat Lebaran pasti permintaan bawang meningkat. Kalau sudah koordinasi pasti tak terjadi (kenaikan harga)," tandasnya.

Sementara itu, Menurut Rokhmat seorang pedagang bawang merah di pasar tradisional Jatinegara, lonjakan bawang merah disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari wilayah sentra bawang. Antara lain Brebes, Cirebon, Demak daerah lainnya di provinsi Jawa Tengah.

Akibat lonjakan harga bawang merah, dia mengeluhkan turunnya pendapatan usaha hingga 30 persen dalam satu hari. Ini terjadi setelah mayoritas konsumen mengurangi jumlah pembelian.

"Pendapatan pasti terpengaruh, kan yang beli kan pada berkurang. Sehari minimal dapet lah Rp400.000 sekarang paling Rp280.000," jelas Rokhmat.

Cari Solusi Tekan Harga

Dia pun berharap pemerintah serta dinas terkait segera mencari solusi untuk menekan harga jual bawang merah yang kian meroket. Apalagi saat ini masyarakat tengah dihadapkan pada kondisi sulit akibat pandemi covid-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi minta kepada jajarannya agar melihat terkait ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Khususnya, kata Jokowi, beberapa harga yang tidak kunjung stabil.

"Saya minta dicek di lapangan, dikontrol sehingga bisa terkendali masyarakat bisa naikkan daya belinya," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait lanjutan Pembahasan Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).

Imbauan tersebut diminta Jokowi lantaran telah mendapatkan data di lapangan saat ini beberapa harga tidak kunjung stabil. Salah satunya yaitu bawang merah yang hingga saat ini masih di angka Rp51.000.

Bawang merah yang harga nasionalnya rata-rata masih di angka Rp51 ribu, masih jauh dari harga acuan bawang merah yaitu Rp32 ribu," jelas

Tidak hanya bawang merah, gula pasir pun kata Jokowi saat ini harganya belum stabil. Yaitu mencapai Rp17.500, padahal harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp12.500.

"Oleh sebab itu saya ingin ini dilihat masalahnya ada di mana, urusan distribusi atau memang stok yang kurang, atau memang ada yang sengaja permainkan harga untuk sebuah. (mrdk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...