Pelaku Bisnis Yakin Ekonomi Bakal Membaik pada 2021

KONFRONTASI  -  Pelaku bisnis Indonesia optimistis ekonomi bakal membaik pada 2021. Hal ini berdasarkan survei akhir tahun yang dilakukan Grant Thornton terhadap persepsi pelaku bisnis. Berdasarkan laporan tahunan Grant Thornton International Business Report (IBR), 79 persen responden yang merupakan pelaku bisnis meyakini ekonomi akan pulih pada tahun depan. Optimisme ini naik signifikan dari level 56 persen pada survei IBR di pertengahan tahun 2020. "Angka ini cukup menggembirakan karena menempatkan pelaku bisnis Indonesia di peringkat 2 dunia setelah China terkait optimisme pelaku bisnis secara global," ujar CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani dalam keterangan resminya, Selasa (22/12/2020). Baca juga: 46 Pasar Tradisional Kini Bersertifikat SNI Selain itu, dalam laporan tersebut juga menyebutkan 56 persen pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan perusahaan mereka akan naik pada 2021. Sebanyak 50 persen pelaku bisnis meyakini kegiatan ekspor perusahaan akan tumbuh positif di tahun depan, sehingga hal ini mendukung tingginya optimisme bisnis mereka di tahun depan. "Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi hampir seluruh sektor ekonomi. Untuk kedepannya, kami melihat pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan dengan pengendalian pandemi dan efektivitas dari vaksinasi," kata Johanna. Selain itu, lanjut dia, salah satu kunci lain pemulihan ekonomi adalah menumbuhkan daya beli masyarakat dengan memastikan kelancaran percepatan penyerapan anggaran bantuan sosial dan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli.

Laporan IBR tahun ini juga memaparkan pandangan pelaku bisnis Indonesia atas pandemi global Covid-19. Ia menjelaskan, hasil survei menyebutkan 77 persen dari pelaku bisnis dalam negeri merasa puas dengan hasil kerja pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Sebanyak 40 persen dari pelaku bisnis juga berpendapat bahwa kebijakan yang diambil pemerintah cukup seimbang antara penanganan pandemi dan pemulihan perekonomian nasional. Terkait adaptasi kebiasaan baru atau new normal di 2021, sebanyak 55 persen dari pelaku bisnis meyakini keadaan akan kembali seperti halnya sebelum terjadi pandemi, di mana orang-orang akan kembali bekerja di kantor. Baca juga: Menaker: Produktivitas Pekerja RI Masih Tertinggal Meskipun 32 persen pelaku bisnis lainnya berpendapat akan lebih banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja di rumah atau working from home (WFH) untuk pekerja mereka, setelah hampir setahun ini melihat efektivitas dari kebijakan tersebut. Pelaku bisnis Indonesia juga berpendapat tantangan terbesar dalam mengatasi pandemi Covid-19 secara nasional adalah terkait perilaku masyarakat yang belum disiplin dalam mengikuti berbagai protokol kesehatan, serta kebijakan yang diambil pemerintah. "Tantangan tersebut dinilai diikuti dengan kepentingan-kepentingan politis yang dirasa masih berperan dominan atas kebijakan maupun regulasi yang diterapkan," tutup Johanna.(Juft/KOMPAS)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...