18 January 2020

Nilai Tukar Petani Maluku Turun

Konfrontasi - Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Mei 2015 turun ke level di bawah angka 100 menjadi 99,60 atau turun sebesar 0,94 persen dibanding bulan April 2015 yang tercatat sebesar 100,54.

Penurunan ini disebabkan oleh perubahan indeks harga yang diterima petani (it) sebesar -0,21 persen lebih rendah dibanding perubahan indeks harga yang dibayar petani (ib) sebesar 0,73 persen, kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Jessica Eliziana Pupella di Ambon, Senin (1/6).

Sedangkan capaian NTP tertinggi pada Mei 2015 terjadi di sub sektor hortikultura sebesar 109,76 sedangkan NTP terendah terjadi pada sub sektor tanaman perkebunan rakat sebesar 91,87.

Pada Mei 2015 sub sektor yang mengalami kenaikkan NTP hanya sub sektor perikanan yaitu sebesar 0,72 persen, yang disumbang oleh kelompok perikanan tangkap sebesar 0,92 persen.

Sedangkan sub sektor lain mengalami penurunan NTP yaitu tertinggi pada sub sektor tanaman pangan sebesar 2,21 persen diikuti ole3h sub sektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,25 persen, sub sektor peternakan sebesar 0,36 persen, dan sub sektor hortikultura sebesar 0,34 persen.

NTP Provinsi Maluku tanpa sub sektor perikanan Mei 2015 sebesar 99,60 atau turun 0,94 persen dibanding April 2015 yang tercatat sebesar 100,54.

Pada Mei 2015 terjadi inflasi perdesaan di Provinsi Maluku sebesar 0,89 persen yang disebabkan oleh naiknya indeks pada semua kelompok pengeluaran yakni tertinggi disumbang oleh kelompok bahan makanan sebesar 1,54 persen , diikuti kelompok makanan jadi menuman rokok dan tembakau sebesar 0,64 persen.

Selanjutnya kelompok sandang sebesar 0,53 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,47 persen, kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,38 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen dan terendah kelompok perumahan yakni 0,03 persen.

Jessica menjelaskan, pada bulan Mei 2015 kelompok transportasi masih tetap menduduki urutan tertinggi, kelompok pengeluaran petani untuk ongkos produksi dengan nilai indeks sebesar 124,86.

Nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) Provinsi Maluku pada Mei 2015 tercatat sebesar 111,79 atau turun sebesar 0,16 persen dibanding April 2015 yang tercatat sebesar 111,97 dan disumbangkan oleh penurunan NTUP pada sub sektor tanaman pangan dan sub sektor tanaman perkebunan rakyat masing-masing sebesar 1,41 persen dan 0,37 persen.

Sedangkan NTUP tertinggi pada Meri 2015 dicapai oleh sub sektor hortikultura sebesar 125,20, sedangkan NTUP terendah masih terjadi pada sub sektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 104,12. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...