Menteri KKP: Hasil Ekspor Ikan Tangkap Naik

Konfrontasi - Ekspor ikan hasil tangkapan meningkat di tahun 2018. Jika sebelumnya di tahun 2017 ekspor ikan berada di angka 1.078,11 ribu ton, di 2018 meningkat menjadi 1.132,01 ribu ton.  
 
"Yang sebelumnya 1.078,11 ribu ton menjadi 1.132,01 ribu ton dengan nilai USD4.894,81 juta,"  kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019.
 
Dari hasil neraca perdagangan, lanjut Susi, juga mengalami peningkatan. Dari tahun 2017 USD3,69 miliar menjadi USD4,04 miliar di tahun 2018.
 
Ia mengklaim selama empat tahun ini, produk perikanan Indonesia sudah diterima di 147 negara. Padahal, sebelumnya produk perikanan Indonesia hanya diterima di 111 negara.
 
"Itu adalah bukti bahwa perikanan Indonesia sudah jauh lebih baik dan bisa diterima di lebih banyak negara," tegas Susi.
 
Hal ini, kata dia, tak lepas dari proses perizinan yang mudah dan transparan 
di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kementerian sudah memanfaatkan teknologi digital. Sehingga, para pelaku usaha dapat memproses izin secara virtual dari mana saja.
 
Ia berharap, dengan sistem perizinan dan pelaporan yang dipermudah, serta perilaku pelaku usaha yang jujur dan bertanggung jawab Indonesia bisa bersama-sama mengelola sumber daya perikanan Indonesia yang berkelanjutan. Sebagai negara yang dua per tiganya dikelilingi lautan, potensi sumber daya alam hasil laut cukup menjanjikan.
 
"Sumber daya perikanan Indonesia melimpah dan memiliki potensi untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dalam hal supply perikanan dalam hal kebijakan perikanan dan kelautan Indonesia," tuturnya. (mtv/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...