25 June 2018

Menhub Targetkan Ganjil Genap Berlaku di Tol Tangerang

Konfrontasi - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan, penerapan ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur bakal diperluas. Kebijakan ini bakal berlaku di Tangerang. 

"Ya nanti kita analisa. Intinya mungkin ya, kalau lihat dari bentuk jalan dan kota, Tangerang yang paling mungkin diberlakukan seperti apa yang dilakukan di Bekasi," kata Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018. 

Budi menuturkan peraturan ganjil genap di GT Bekasi merupakan percontohan. Dia bilang hasilnya menjadikan laju kendaraan lebih cepat. 

"Apa yang kita lakukan di Bekasi adalah bagian dari kita melakukan suatu perbaikan pola transportasi yang ada di Jakarta," papar dia. 

Budi belum memastikan kapan penerapan aturan tersebut bakal berlaku di Tangerang. Saat ini kajian dan pengamatan masih dilakukan di titik paling krusial dengan indikasi kecepatan kendaraan kurang dari 20 km/jam di tol. 

"Belum pasti ya, karena casenya sendiri-sendiri. Jadi tidak mungkin kita lakukan sama-sama.  Kalau melihat shiftnya ya, Kota Tangerang itu menginterupsi lalu lintas dari arah Barat (menuju Jakarta)," ujar dia. 

Sementara ini, peraturan ganjil-genap telah berlaku di GT Bekasi Barat dan Timur mulai Senin, 12 Maret 2018. Pembatasan berlaku tiap Senin-Jumat, pukul 06.00 WIB-09.00 WIB.  

Selain peraturan ganjil genap, Kemenhub juga menggulirkan larangan kendaraan angkutan barang golongan III-V melintas, di jam yang sama. Selain itu penerapan lajur khusus bus pun dilakukan sebagai alternatif transportasi.

"Harapannya ini akan memberikan suatu cara yang lebih baik. Tapi secara prinsip kita memang berusaha untuk memulai masyarakat pindah ke angkutan massal," kata dia. (mtv/mg)

Category: 
Loading...