Mantap, Warga Lahat Tetap Bisa Berobat Tanpa Gunakan BPJS

Konfrontasi - Pemkab Lahat di Sumatera Selatan akhirnya mengalihkan program berobat gratis tahun 2020 cukup dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Warga Lahat juga tak perlu bawa kartu BPJS untuk berobat gratis.

Wakil Bupati Lahat, Haryanto menyebut masyarakat Lahat yang ingin berobat, cukup pakai KTP dan KK. Kebijakan ini juga berlaku bagi masyarakat yang akan berobat di luar daerah Lahat.

"Walau harus dirujuk ke Palembang, juga bisa. Nanti ada petugas yang kita tunjuk untuk mengurus. Jadi nanti rumah sakit rujukan dapat langsung klaim ke Pemkab Lahat," kata Haryanto kepada wartawan, Minggu (5/1/2020).

Dikatakan Haryanto, kebijakan itu sudah mulai berlaku pada 1 Januari 2020 yang bisa dinikmati oleh seluruh warga Lahat. Sehingga warga yang sakit tak perlu lagi repot-repot. 

Sementara dari data Dinas Kesehatan Lahat, setidaknya pada tahun 2018 ada 168.385 jiwa terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Tahun 2019 jumlah tersebut meningkat 200 ribu jiwa dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 46 miliar.

Angka tersebut, kata Haryanto, bisa saja meningkat jika dengan program berobat gratis BPJS Kesehatan. Maka bagi warga Lahat yang sakit dan berobat dipastikan akan ditanggung Pemkab.

"Kalau menggunakan KTP dan KK, cukup bagi yang sakit saja yang kita bayar. Jadi selama ini warga sakit atau tidak, itu kita harus bayar iuran. Tentu lebih baik uang tersebut kita gunakan untuk keperluan lain masyarakat," katanya.

Tak hanya itu saja, untuk mempermudah warga Pemkab sudah buat kesepakatan dengan beberapa rumah sakit. Baik di RS Basmah, RSUD Lahat, RSMH Palembang dan rumah sakit lain di Palembang yang bisa dijadikan rujukan. (dtk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...